Manado (ANTARA) - BRI Regional 16 Manado bersama Pelindo Regional IV Manado meluncurkan QRIS Tap sektor transportasi laut di Pelabuhan Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
"Kami berkolaborasi dengan Pelindo Manado dan Bank Indonesia (BI) guna meningkatkan layanan digitalisasi pengguna transportasi laut," kata CEO BRI Regional 16 Manado Elizabeth Primasari, saat meluncurkan QRIS Tap, di Pelabuhan Manado, Selasa.
Dia mengatakan, BRI hadir di Sulut dengan layanan digitalisasi di semua sektor unggulan.
"Bagi masyarakat yang akan membeli tiket pelayanan di Pelabuhan Manado bisa menggunakan aplikasi BRImo hanya dengan QRIS Tab," kata Elizabeth.
Ia mengatakan, ke depan, pihaknya berharap semua transaksi pembayaran di Pelindo Regional IV Manado bisa dilayani dengan QRIS Tap.
GM Pelindo IV Manado Nurlayla Arbie mengatakan, untuk di Pelabuhan Manado pada saat khusus untuk kendaraan sudah dimulai 15 Oktober 2025.
"Sejak diluncurkan terus terjadi peningkatan dan perlahan-lahan akan semakin berkembang dan Pelabuhan Manado ini adalah percontohan Pelindo grup," katanya.
Pelindo berharap kalau berhasil, maka akan diikuti oleh pelabuhan lain dan terus berinovasi.
"Kami berharap dengan adanya peluncuran ini menjadi percepatan transaksi digital di Pelindo Manado," katanya.
Kepala Tim Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah (SP-PUR) Bank Indonesia Sulawesi Utara Ircham Andrianto Taufik menjelaskan, komitmen Bank Indonesia untuk terus memfasilitasi penguatan ekosistem transaksi digital di Sulut.
Ircham mengatakan bahwa BI bersama perbankan dan seluruh stakeholder terus mendorong percepatan digitalisasi, khususnya di sektor transportasi.
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa layanan untuk nasabah yang masih bertransaksi secara tunai tetap harus diperhatikan.
“Bank Indonesia akan terus memfasilitasi pengembangan sistem pembayaran digital. Namun kepada perbankan, meski menggenjot transaksi digital, pelayanan bagi nasabah pengguna uang tunai tetap harus dijaga,” kata Ircham.
Peluncuran QRISTap BRI di Pelindo Manado menjadi bagian dari upaya memperluas pilihan pembayaran non-tunai yang lebih cepat, efisien, dan aman bagi masyarakat.
“BI berharap kehadiran fasilitas tersebut mendorong peningkatan inklusi dan literasi keuangan, sekaligus mendukung transformasi digital di sektor transportasi laut,” katanya.

