Logo Header Antaranews Manado

Konferensi IJTAP Ajang Memperkenalkan Sulut di Dunia

Jumat, 10 Oktober 2014 22:05 WIB
Image Print
Gubernur Sulut Sinyo H Sarundajang didampingi Ketua IJTI Sulut Amanda Komaling dan IJTI pusat. (1)
Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Sinyo Harry Sarundajang mengatakan, Konferensi Internasional Jurnalis Televisi Asia Pasifik (IJTAP) merupakan ajang memperkenalkan Sulut di mata dunia.

Manado, 10/10 (AntaraSulut) - Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Sinyo Harry Sarundajang mengatakan, Konferensi Internasional Jurnalis Televisi Asia Pasifik (IJTAP) merupakan ajang memperkenalkan Sulut di mata dunia.

"Kehidupan masyarakat Sulawesi Utara yang hidup rukun dan damai mendapat apresiasi baik dari para jurnalis televisi yang ada di kawasan Asia Pasifik, ini dibuktikan dengan akan digelar Konferensi internasional Jurnalis Televisi Asia Pasifik yang di gelar di Kota Manado," kata Sinyo, di Manado, Jumat.

Konferensi ini mengambil tema Peningkatan Kompetensi dan Profesionalisme Jurnalis Televisi di Era Persaingan Bebas Untuk Mensiasati Tekanan Politik.

Gubernur mengungkapkan rasa terima kasih kepada para jurnalis yang tergabung dalam IJTI yang mempercayakan Sulut sebagai tuan rumah.

Pemrov Sulut sangat terbuka dan mendukung kegiatan bertaraf internasional ini merupakan satu jalur agar Sulut bisa lebih dikenal lagi dimata dunia karena hadir sejumlah jurnasil televisi dari Negara asing yang akan mempublikasikan bagaimana kehiodupan bermasyarakat yang ada di daerah nyiur melambai

Ketua IJTI Sulut, Amanda Komaling mengatakan, pihaknya memilih Sulawesi Utara sebagai tempat konferensi para jurnalis televisi, karena kami ingin menyampaikan ke dunia bahwa dikehidupan rukun, toleransi antarumat beragama penuh pluralism ada di Sulut.

Lebih lanjut kegiatan yang akan digelar selama tiga hari di kota Manado ini nantinya akan menghasilkan kesepakatan manado, tujuan lain dilaksanakannya kegiatan antarjurnalis ini adalah Mengukuhkan lahirnya Asosiasi Jurnalis Televisi Asia Pasifik yang saat ini masih merupakan organisasi jurnalis televisi regional.

Memperluas network dan membangun kebersamaan antaranggota jurnalis televisi di negara-negara kawasan Asia Pasifik, melalui pertukaran informasi dan potensi negara masing-masing.

"Menghasilkan pemikiran-pemikiran progresif yang dapat mengukuhkan jati diri, mengembangkan posisi tawar organisasi para jurnalis televisi Asia Pasifik dalam konteks jurnalistik positif, penegakan demokrasi, perdamaian dunia," jelasnya.

Menghasilkan gagasan-gagasan yang mampu meningkatkan kesejahteraan dan peningkatan kompetensi para anggotanya sejalan dengan penerapanTelevisi Digital.

Sejumlah kegiatan akan dilaksanakan diantaranya juga field trip, dimana para peserta akan melakukan kunjungan ke sejumlah daerah wisata di Sulut dan hasil kunjungan tersebut akan dipublikasikan langsung di situs youtube.com, nantinya seluruh video unggahan yang menggabarkan bagaiimana kehidupan bermasyarakat, potensi budaya dan wisata di Sulut dari para peserta bisa dinikmati semua mata manusia di seluruh dunia.

"Dalam kegiatan yang diselengarakan di Sulut ini diharapkan bisa menghasilkan jurnalis muda yang mau berkarya di dunia jurnalistik televisi," jelasnya.

Sebanyak 12 negara ikut Konferensi Internasional Jurnalis Televisi Asia-Pasifik (IJTAP) di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

"Negara-negara yang ikut Konferensi IJTAP tersebut diantaranya dari Australia, Malaysia, Filipina, korea, Timor Leste, Tiongkok, Thailand, Indonesia, Myanmar," Kata Ketua Panitia Pusat Konferensi Internasional Jurnalis Televisi Asia-Pasifik, Ratna Kumala.



Pewarta :
Editor: Guido Merung
COPYRIGHT © ANTARA 2026