Logo Header Antaranews Manado

Warga Manado Serbu Pasar Murah Natal

Selasa, 2 Desember 2014 14:04 WIB
Image Print
Warga Manado, Provinsi Sulawesi Utara, menyerbu pasar murah di halaman belakang Kantor Gubernur Sulut, Selasa, yang diselenggarakan pemerintah setempat untuk menyambut perayaan Natal.

Manado, 2/12 (AntaraSulut) - Warga Manado, Provinsi Sulawesi Utara, menyerbu pasar murah di halaman belakang Kantor Gubernur Sulut, Selasa, yang diselenggarakan pemerintah setempat untuk menyambut perayaan Natal.

"Banyak warga berpenghasilan rendah sangat terbantu dengan kegiatan ini. Saya bersyukur," kata Erny (45), ibu rumah tangga, warga Manado.

Dia mengatakan harga beberapa kebutuhan pokok menghadapi Natal di tempat ini,lebih murah dibandingkan di pasar atau toko swalayan.

Hal senada juga dikatakan, Lidya (29) warga Teling, yang mendapatkan tepung, mentega dan gula pasir dengan harga murah di pasar Natal.

"Namun, kami minta agar pelaksanaan pasar murah seperti ini, dilakukan di sentra masyarakat yang merayakan Natal agar tepat sasaran," kata Lidya.

Kepala Seksi Bina Pasar dan distribusi, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulut Olga Mokoginta mengatakan dalam pasar murah kali ini, pihaknya membawa gula pasir sebanyak 15 karung, tepung terigu 45 karton, telur ayam 200 baki, beras sebanyak 100 karung, minyak goreng 40 karton, dan mentega.

"Semua produk yang dibawa terjual habis, banyak masyarakat yang datang ke pasar murah Natal," katanya.

Untuk tepung terigu dijual dengan harga Rp8.000 per kilogram, gula pasir seharga Rp8.900 per kg, beras Rp8.900 per kg, minyak goreng Rp23.500 untuk 2 kg, dan mentega blue band Rp28.000 per kg.

"Harga ini, dinilai lebih murah jika dibandingkan dengan di pasar tradisional maupun swalayan di Kota Manado," katanya.

Pasar murah Natal kali ini, katanya, rencananya akan dilaksanakan 50 kali di 15 kabupaten dan kota di Sulut. Dan mulai besok hingga tiga hari ke depan, pasar murah natal akan dilaksanakan di Dendengan Dalam, Lapangan Koni Manado dan Kelurahan Tuna.



Pewarta :
Editor: Guido Merung
COPYRIGHT © ANTARA 2026