Logo Header Antaranews Manado

KEK Bitung tinggal menunggu PP

Rabu, 21 Mei 2014 10:56 WIB
Image Print
Kepala Bagian Perencanaan dan Kerja sama Kementerian Koordinasi Bidang Perekonomian RI Mardi Santoso mengatakan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung akan segera beroperasi dan tinggal menunggu Peraturan Pemerintah (PP).

Manado, 21/5 (AntaraSulut) - Kepala Bagian Perencanaan dan Kerja sama Kementerian Koordinasi Bidang Perekonomian RI Mardi Santoso mengatakan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung akan segera beroperasi dan tinggal menunggu Peraturan Pemerintah (PP).

"Semua berkas sudah ditandatangani, tinggal menunggu pengesahan Presiden RI dalam bentuk Peraturan Pemerintah (PP)," kata Mardi, di Manado, Rabu.

Katanya, saat ini sejumlah persyaratan administrasinya sudah rampung, beberapa menteri terkait seperti Menteri Dalam Negeri, Menteri Perindustrian dan Menteri Perdagangan telah menandatangani proses pembentukan KEK tersebut.

"Sekali lagi tinggal menunggu terbitnya PP. Para menteri terkait sudah tanda tangan proses administrasinya untuk mensahkannya kemudian akan dikeluarkan Keputusan Presiden (Kepres)," katanya.

Tim Kelompok Kerja (Pokja) Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung Propinsi Sulut Dr Kepel mengatakan dengan hadirnya KEK di Sulut, maka otomatis kegiatan di daerah ini akan meningkat pesat, termasuk sektor riil.

"Sarana pendukung Kawasan Ekonomi Khusus di Sulut sudah mulai dibenahi, seperti bandar udara dan pelabuhan laut bahkan infrastruktur lainnya," kata Kepel.

Ia mengatakan tugas utama pemerintah daerah dalam pelaksanaan KEK di Sulut adalah mengundang investor, sedangkan pemerintah pusat berperan mengembangkan infrastruktur pendukungnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulut, Olvie Ateng mengatakan KEK Bitung nantinya akan mebuat Sulut menjadi pintu gerbang perekonomian Indonesia bagian timur.

"Sudah pasti KEK akan membawa dampak positif bagi daerah Nyiur Melambai ini," katanya.

Saat ini, kata Olvie, pemerintah sedang membangun berbagai infrastruktur untuk mendukung KEK yang ditetapkan, agar bisa berhasil dengan sangat baik kedepannya.

"Diantaranya pembangunan jalan tol Airmadidi-Bitung, nantinya akan terus sampai ke Manado, itu adalah bagian dari konektifitas untuk menjadikan Sulut sebagai pintu gerbang Indonesia Timur," katanya.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026