Logo Header Antaranews Manado

Gunung Lokon kembali embuskan debu vulkanik

Senin, 13 Agustus 2012 21:35 WIB
Image Print
()

Tomohon, (Antara Sulut) - Sejak pekan lalu, Gunung Lokon di Kota Tomohon, Sulawesi Utara (Sulut), kembali mengembuskan material debu vulkanik yang jatuh di bagian utara kawah dan sekitar lereng.

"Debu vulkanik yang dikeluarkan dari kawah bersamaan dengan embusan," kata Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Lokon dan Mahawu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Bandung, Farid Ruskanda Bina, di Tomohon, Senin.

Dia mengatakan, embusan debu yang terjadi hampir sepekan ini dipicu naiknya magma yang diiringi dengan gas dan kemungkinan sementara membentuk sumbat lava, serta ditandai dengan embusan asap yang diikuti dengan material debu vulkanik.

"Tremor masih terus terekam. Tremor ini menandakan ada material magma dan gas yang naik ke atas," ungkapnya.

Farid menambahkan, aktivitas vulkanik yang terjadi pada Gunung Lokon ada kaitannya dengan terjadinya gempa tektonik jauh dan gempa lokal di sekitar Gunung Lokon pada beberapa waktu lalu.

"Aktivitas vulkanik yang terjadi belakangan ini, tidak membahayakan, karena energi yang pernah terakumulasi akibat gempa vulkanik, sudah mulai melemah dari waktu ke waktu, beriringan dengan sistem yang mulai terbuka," ungkapnya.

Meski demikian Farid mengatakan, hingga sekarang ini PVMBG Bandung masih mempertahankan status siaga level III Gunung Lokon dengan radius bahaya 2,5 kilometer dari kawah.

Sementara itu terpantau di permukiman dan aktivitas penambangan batu di Kelurahan Kinilow, Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon, masih berlangsung seperti biasa seakan tidak terpengaruh dengan embusan debu vulkanik.

Penambang sejak pagi hari ramai-ramai memasuki areal penambangan, mobil pengangkut meterial masih lalu lalang seperti biasa, serta riuh aktivitas warga yang ada di permukiman yang berada dalam jangkauan radius bahaya Gunung Lokon.
(guntur/@antarasulutcom)



Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026