
Kantor Kemenag Kotamobagu perkuat pendataan MBG di pesantren

Manado (ANTARA) - Kementerian Agama (Kemang) Kotamobagu memperkuat pendataan pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) pada pesantren yang beraktivitas di Kota Kotamobagu, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
"Hal ini kami lakukan sebagai upaya Kementerian Agama dalam memperkuat koordinasi dan memastikan ketersediaan data yang akurat terkait pelaksanaan program MBG di lingkungan pesantren," kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kotamobagu, Jamaluddin Lamato, di Manado, Kamis.
Dia mengatakan pihaknya terus melakukan koordinasi, menggunakan data akurat, memaksimalkan peran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di tingkat desa agar jangkauan distribusi makanan lebih dekat dan terkontrol.
Selain itu, katanya, pemutakhiran data madrasah yang berada di dalam pesantren menjadi perhatian penting untuk mendukung perencanaan dan pelaksanaan program pendidikan secara tepat sasaran.
Kemenag Kotamobagu menerima arahan dan penjelasan dari Ditjen Pendis Kemenag RI mengenai mekanisme pendataan, pemutakhiran data, serta berbagai hal teknis yang perlu ditindaklanjuti di daerah.
Kemenag Kota Kotamobagu berkomitmen mendukung proses pendataan dan pemutakhiran informasi secara akurat, valid, dan berkelanjutan sebagai bagian dari penguatan tata kelola pendidikan Islam serta dukungan terhadap pelaksanaan program pemerintah di lingkungan pesantren.
Ia menjelaskan MBG merupakan program nasional yang diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan makanan bergizi secara gratis kepada anak sekolah, balita, serta ibu hamil dan menyusui.
Penerima manfaat MBG ini, katanya, yakni semua siswa Siswa baik di PAUD hingga SMA/SMK, madrasah, balita, serta ibu hamil dan menyusui.
Pemerintah melakukan ini, katanya, untuk menurunkan angka stunting, memenuhi gizi masyarakat, serta meningkatkan fokus belajar anak.
Dengan begitu, katanya, MBG mampu menggerakkan ekonomi lokal dengan melibatkan petani, nelayan, peternak, dan UMKM sebagai penyedia bahan baku.
Pewarta : Nancy Lynda Tigauw
Editor:
Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
