
BI: Ratusan UMKM di Sulut terintegrasi e-commerce keuangan SIAPIK

Manado (ANTARA) - Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) Joko Supratikto mengatakan ratusan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) telah terdigitalisasi melalui integrasi dengan e-commerce dan pencatatan keuangan melalui Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan (SIAPIK).
"Hingga Juli 2026 tercatat lebih dari 150 UMKM binaan Bank Indonesia Sulawesi Utara telah terdigitalisasi melalui integrasi dengan e-commerce dan pencatatan keuangan melalui SIAPIK," kata Joko, di Manado, Jumat.
Ia mengatakan SIAPIK digunakan untuk melakukan pencatatan keuangan secara mobile yang selanjutnya dapat digunakan untuk mengakses pembiayaan dari lembaga keuangan.
Dia mengatakan digitalisasi ini memperluas jangkauan pemasaran produk UMKM Sulawesi Utara hingga pasar nasional dan global serta mendorong pengelolaan usaha yang lebih tertib dan transparan sehingga memperkuat kesiapan UMKM dalam mengakses pembiayaan dari lembaga keuangan, baik bank maupun non bank.
Joko menekankan pentingnya penguatan ekosistem inovasi digital untuk mendorong transformasi dan daya saing UMKM.
"Kami optimis UMKM Sulut akan terus bertransformasi, bertumbuh, dan naik kelas, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang semakin inklusif dan berkelanjutan," katanya.
Penguatan dilakukan melalui kolaborasi, penguatan ekosistem dari hulu hingga hilir, inovasi merek lokal oleh generasi muda, serta penerapan prinsip keberlanjutan.
BI juga terus meningkatkan kapasitas dan inovasi, memperluas akses pasar dan pembiayaan, serta mendorong UMKM naik kelas.
Pewarta : Nancy Lynda Tigauw
Editor:
Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
