
Korban tewas banjir Nepal 289 orang, 588 hilang

Moskow (ANTARA) - Jumlah korban tewas akibat banjir bandang di Nepal telah mencapai 289 orang dan 558 dinyatakan hilang, demikian dilaporkan Kathmandu Post, yang mengutip kepolisian setempat pada Kamis.
Banjir melanda wilayah utara Nepal pada Rabu (26/8) pagi. Arus air yang sangat deras mengalir ke Sungai Bhotekoshi dari arah wilayah China, sehingga membuat otoritas Nepal mengeluarkan peringatan siaga tinggi bagi masyarakat di wilayah hilir.
Laporan awal mengindikasikan banjir besar tersebut dipicu oleh gempa bumi yang disusul tanah longsor.
Sebelumnya, China Central Television (CCTV) menyiarkan bahwa jumlah orang yang hilang setelah bencana longsor lumpur di dekat perlintasan perbatasan Gyirong (Jilong) antara China dan Nepal bertambah menjadi 558 orang.
Laporan itu menyebutkan tiga orang meninggal dunia dan 558 orang hilang, termasuk 260 warga negara asing. Jumlah tersebut saat ini masih dalam proses pendataan dan verifikasi.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor:
Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
