
Wagub Sulut Paparkan Potensi di Rapimnas Kadin

Manado, (Antara News) - Wakil Gubernur Sulawesi Utara Djauhari Kansil bersama sembilan gubernur di Indonesia, telah memaparkan potensi dan keunggulan daerah di hadapan peserta rapat pimpinan nasional Kamar Dagang dan Industri di Makasar, 2-3 April 2011.
"Banyak potensi yang dipaparkan pak Wagub Sulut, diantaranya sektor pertanian, perikanan dan kelautan, pariwisata, hingga pertambangan dan sebagainya, sehingga pengusaha di Kadin meminatinya," kata Kabag Humas Pemprov Sulut, Christian Sumampouw, di Manado, Minggu.
Dihadapan sebanyak 1.500 peserta Rapimnas itu, Wagub Sulut berharap para pengusaha meminati sejumlah potensi yang ada dengan menjadi investor guna menggerakan roda perekonomian di daerah.
Bahkan usai presentasi belum lama itu, Wagub Kansil langsung dikerumuni oleh para pengusaha yang menyatakan tertarik untuk menanamkan investasi di bumi "nyiur melambai" ini.
Para investor tersebut diantaranya Vice Chairman PT Bakrie Telecom Anindya Bakrie, Presdir PT Semen Tonasa HM Sattar Taba, Direktur PT Hasmuda Internusa Perdana Raymond Adam.
Kemudian ada National Chairman Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Nico Lieke, bahkan Ketua Umum Kadin Indonesia Suryo Bambang Sulisto dengan serius menyatakan keinginannya untuk berinvestasi di Sulut.
Wagub Kansil juga memaparkan peluang-peluang investasi lainnya yang bisa dilirik oleh para pengusaha, diantaranya bergerak bidang komoditas unggulan seperti cengkih, pala, dan kelapa.
"Produksi pala Sulut merupakan produksi terbaik di dunia, bahkan banyak dilirik para investor mancanegara," sambil menyebut berinvestasi di Sulut suasana aman dan nyaman.
Hal penting lainnya, Pemprov Sulut memberikan kemudahan bagi investor menanamkan modal di Sulut, terutama dalam pengurusan izin-izin usaha. Pihaknya tidak boleh menyulitkan penanam modal, apalagi bertindak gegabah dengan tindakan-tindakan bertentangan dengan aturan seperti pungutan liar dan sebagainya.
Pewarta :
Editor:
Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
