Logo Header Antaranews Manado

Warga BTP Makassar Keluhkan Pelayanan Polisi

Selasa, 29 Desember 2009 05:06 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA Sulsel) - Warga kompleks perumahan Bumi Tamalanrea Permai (BTP) Makassar, Sulsel, mengeluhkan pelayanan kepolisian sektor (Polsek) Tamalanrea yang dinilai lamban terkait kasus perampokan yang terjadi di kompleks itu baru-baru ini.

Salah seorang korban perampokan di kompleks BTP Fitri Kitta (21) di Makassar, Selasa mengeluhkan layanan "hot line" Polsekta Tamalenrea yang sulit ditembus.

"Terus terang kami kecewa dengan pelayanan Polsek Tamalanrea. Sebenarnya pelaku masih bisa ditangkap kalau telpon polsek bisa di hubungi," keluhnya.

Hal yang sama juga dikeluhkan warga lainnya Ahmad (39) yang mengaku kesulitan menghubungi pihak kepolisian.

"Daerah ini cukup rawan, sementara pelayanan polsek kurang," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Polsek Tamalanrea AKP Rosmina mengaku layanan telepon Polsek memang bermasalah sejak penggalian saluran drainase di sekitar kantor pelayanan Polsek Tamalanrea.

"Sudah lama kami minta perbaikan ke Telkom. Karena ada penggalian makanya telpon kami tidak berfungsi," ujarnya.

Dia mengaku telah menyiapkan nomor layanan alternatif untuk dihubungi agar bisa di manfaatkan warga.

(T.PK-HK/R007)