BPMS mengimbau warga GMIM sukseskan SP 2020
Selasa, 18 Februari 2020 12:20 WIB
Dr Hein Arina (1)
Manado (ANTARA) - Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) mengimbau agar warga Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) mendukung dan mensukseskan Sensus Penduduk (SP) 2020.
"Kami mengimbau agar semua warga GMIM ikut ambil bagian dalam SP 2020, baik secara daring (online) maupun saat kunjungan (door to door)," kata Ketua BPMS GMIM Pdt Dr Hein Arina di Manado, Selasa.
Dia mengajak untuk memberikan data sebenar-benarnya, karena SP 2020 akan menentukan perkembangan bangsa dan negara Indonesia ke depan.
"Melalui SP 2020, pemerintah akan merencanakan pembangunan ke depan," katanya.
Imbauan BPMS GMIM untuk mendukung dan berpartisipasi dalam pelaksanaan Sensus Penduduk Tahun 2020, SP 2020 Mencatat Indonesia oleh Badan Pusat Statistik (BPS), sekaligus mengimbau warga GMIM untuk menyukseskan Sensus Digital Gereja Masehi Injili di Minahasa.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut Dr Ateng Hartono mengatakan membutuhkan ribuan petugas Sensus Penduduk (SP) 2020 untuk mendata semua penduduk di daerah tersebut.
"Khusus di Sulut akan ada ribuan petugas yang akan mendata penduduk, sedikitnya 1.200 orang," kata Ateng.
Untuk SP secara daring hanya mengerahkan semua pegawai BPS di semua kabupaten dan kota untuk menuntun masyarakat membuka website bps.
Sensus Penduduk 2020 (SP2020) sudah dimulai. Ada dua tahapan besar dalam SP2020 ini, yakni SP Online selang 15 Februari hingga 31 Maret 2020. Kemudian, SP wawancara atau manual pada Bulan Juli 2020.
Ateng mengemukakan, untuk pertama kalinya Sensus Penduduk akan menggunakan metode kombinasi.
"Dalam arti menggunakan data catatan sipil (Capil) sebagai basis data utama. Narasi besar yang kita bawa mencatat Indonesia untuk mewujudkan satu data kependudukan," katanya.
SP 2020 sangat penting karena data itu bisa jadi rujukan institusi dan kementerian. Data penduduk penting karena jadi dasar membuat perencanaan.
Data sensus penduduk akan jadi dasar bagi perencanaan pendidikan, kesehatan, pertanian, perumahan, ketahanan pangan dan lain-lain.
Hasil sensus penduduk akan membantu proyeksi penduduk, dimana datanya akan digunakan untuk proyeksi hingga 2045.
"Kami mohon dukungan seluruh masyarakat Sulut sehingga agenda Sensus Penduduk 2020 ini bisa sukses, dan berjalan lancar," katanya.*
"Kami mengimbau agar semua warga GMIM ikut ambil bagian dalam SP 2020, baik secara daring (online) maupun saat kunjungan (door to door)," kata Ketua BPMS GMIM Pdt Dr Hein Arina di Manado, Selasa.
Dia mengajak untuk memberikan data sebenar-benarnya, karena SP 2020 akan menentukan perkembangan bangsa dan negara Indonesia ke depan.
"Melalui SP 2020, pemerintah akan merencanakan pembangunan ke depan," katanya.
Imbauan BPMS GMIM untuk mendukung dan berpartisipasi dalam pelaksanaan Sensus Penduduk Tahun 2020, SP 2020 Mencatat Indonesia oleh Badan Pusat Statistik (BPS), sekaligus mengimbau warga GMIM untuk menyukseskan Sensus Digital Gereja Masehi Injili di Minahasa.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut Dr Ateng Hartono mengatakan membutuhkan ribuan petugas Sensus Penduduk (SP) 2020 untuk mendata semua penduduk di daerah tersebut.
"Khusus di Sulut akan ada ribuan petugas yang akan mendata penduduk, sedikitnya 1.200 orang," kata Ateng.
Untuk SP secara daring hanya mengerahkan semua pegawai BPS di semua kabupaten dan kota untuk menuntun masyarakat membuka website bps.
Sensus Penduduk 2020 (SP2020) sudah dimulai. Ada dua tahapan besar dalam SP2020 ini, yakni SP Online selang 15 Februari hingga 31 Maret 2020. Kemudian, SP wawancara atau manual pada Bulan Juli 2020.
Ateng mengemukakan, untuk pertama kalinya Sensus Penduduk akan menggunakan metode kombinasi.
"Dalam arti menggunakan data catatan sipil (Capil) sebagai basis data utama. Narasi besar yang kita bawa mencatat Indonesia untuk mewujudkan satu data kependudukan," katanya.
SP 2020 sangat penting karena data itu bisa jadi rujukan institusi dan kementerian. Data penduduk penting karena jadi dasar membuat perencanaan.
Data sensus penduduk akan jadi dasar bagi perencanaan pendidikan, kesehatan, pertanian, perumahan, ketahanan pangan dan lain-lain.
Hasil sensus penduduk akan membantu proyeksi penduduk, dimana datanya akan digunakan untuk proyeksi hingga 2045.
"Kami mohon dukungan seluruh masyarakat Sulut sehingga agenda Sensus Penduduk 2020 ini bisa sukses, dan berjalan lancar," katanya.*
Pewarta : Nancy Lynda Tigauw
Editor : Christian Alberto Kowaas
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Felly Runtuwene: "Quick Wins" bidang pengendalian penduduk harus didorong bersama
20 June 2025 21:55 WIB
Israel perintahkan evakuasi penduduk Khan Younis sebagian "zona kemanusiaan" Gaza
11 August 2024 17:38 WIB, 2024
Disdukcapil Sulut sebut keakurasian data penduduk pondasi membangun daerah
24 August 2023 20:20 WIB, 2023
Disperindag Sulawesi Utara lakukan pasar murah Lebaran sentra penduduk muslim
29 March 2023 16:29 WIB, 2023
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Prabowo minta pengelolaan minerba dikelola optimal tingkatkan pendapatan Negara
29 January 2026 5:14 WIB
Jalani sidang "debottlenecking", Menkeu pastikan aduan pengusaha ditangani serius
27 January 2026 8:01 WIB