Logo Header Antaranews Manado

BI harap TPID mampu kendalikan harga kebutuhan pokok di Sangihe

Jumat, 30 Januari 2026 19:16 WIB
Image Print
Kepala BI Perwakilan Sulut Joko Supratikto saat menerima cenderamata berupa buku tentang daerah Sangihe dari Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari dan Wakil Bupati Kepulauan Sangihe Tendris Bulahari, usai HLM-TPID dan TP2DD Kabupaten Kepulauan Sangihe, di Tahuna, Jumat (30/1/2026). ANTARA/Nancy L Tigauw

Manado (ANTARA) - Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) Joko Supratikto mengatakan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) diharapkan mampu mengendalikan harga kebutuhan pokok di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulut.

"Harus diakui harga kebutuhan pokok di Kabupaten Kepulauan Sangihe jauh lebih tinggi dibandingkan dengan Kota Manado," kata Joko pada kegiatan High Level Meeting (HLM) TPID di Sangihe, Jumat.

Ia mengatakan sebagai kabupaten nonindeks harga konsumen (IHK), data harga dapat digunakan sebagai indikator inflasi Sangihe.

Kepala BI menjelaskan berdasarkan pantauan data harga komoditas, harga komoditas di Sangihe cenderung lebih tinggi dibandingkan kota Manado.

Hal itu tidak terlepas dari posisi Kabupaten Sangihe di kepulauan yang memerlukan tambahan biaya transportasi baik dari laut maupun udara.

Ia mengatakan perlu diwaspadai fluktuasi harga pada beberapa komoditas utama seperti cabai rawit dan bawang merah menunjukkan adanya ketergantungan pada pasokan dan kondisi pasar yang dinamis.

Kenaikan harga menjelang akhir tahun juga terjadi pada kedua komoditas tersebut yang mencerminkan adanya penurunan pasokan musiman atau peningkatan permintaan yang mempengaruhi harga.

Di sisi lain, komoditas seperti daging ayam ras dan telur memiliki harga yang relatif lebih stabil, menunjukkan keandalan pasokan dan pengendalian harga yang baik.

"Tingkat inflasi yang terkendali ini menjadi modal penting untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan berkualitas," katanya menjelaskan.

Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari mengatakan pengendalian inflasi bukan hanya dikerjakan oleh satu institusi saja, tapi perlu kolaborasi lintas sektor dan harus berdampak langsung ke masyarakat.

"Saya berharap HLM TPID mampu merumuskan langkah strategis, yang mampu menjawab tantangan geografis wilayah Sangihe ini," kata Bupati yang juga didampingi Wakil Bupati Kepulauan Sangihe Tendris Bulahari.

Bupati berharap inovasi akan terus dilakukan dan harus berpihak ke masyarakat secara langsung.



Pewarta :
Editor: Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026