
BI: TP2DD perkuat ekonomi Kepulauan Sangihe

Manado (ANTARA) - Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) Joko Supratikto mengatakan TP2DD mampu memperkuat ekonomi di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulut.
"Digitalisasi akan memperkuat ekonomi daerah," kata Joko, pada HLM-TPID dan HLM-TP2DD Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulut, Jumat.
Joko mengatakan pencapaian TP2DD Kabupaten Kepulauan Sangihe pada Championship 2025.
TP2DD Kabupaten Kepulauan Sangihe menunjukkan peningkatan kinerja yaitu dari peringkat 40 menjadi peringkat 17 untuk kategori Pemerintah Kabupaten di seluruh Sulawesi.
Meskipun mengalami peningkatan, katanya, masih terdapat room for improvement agar tiap aspek penilaian dapat nilai maksimal.
Dia mengatakan yang perlu diupayakan untuk memaksimalkan score kinerja TP2DD diantaranya, aspek output, dapat dimaksimalkan dengan memaksimalkan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE), meningkatkan penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD), mengeluarkan rekomendasi kebijakan yang mendukung ETPD, peningkatan alokasi APBD untuk belanja ETPD, pemberian insentif kepada wajib pajak yang membayar pajak/retribusi non tunai, serta menyusun rencana aksi diagnostic tools.
Kemudian, katanya, Aspek Outcome, dapat ditingkatkan dengan menaikkan jumlah penerimaan daerah secara non tunai dan menaikkan persentase belanja daerah secara non tunai.
Aspek proses, katanya, dapat dioptimalkan dengan memaksimalkan jumlah High Level Meeting yang dipimpin kepala daerah sebanyak enam kali setahun, menyelenggarakan capacity building sebanyak enam kali setahun, penguatan koordinasi pusat daerah, serta sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait pembayaran pajak dan retribusi daerah sebanyak delapan kali setahun.
Pewarta : Nancy Tigauw
Editor:
Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
