Target produksi perikanan tangkap Manado 20.000 ton
Kamis, 26 Maret 2015 10:31 WIB
Ilustrasi - ()
Manado, (ANTARA Sulut) - Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Manado, Sulawesi Utara, menargetkan produksi perikanan tangkap sebesar 20 ribu ton pada 2015.
"Target tersebut naik dari hasil tangkapan tahun sebelumnya sebesar 19 ribu ton," kata Kepala DKP Manado Misje Wollah di Manado, Kamis.
Misje mengatakan target naik 105 persen dari tahun sebelumnya karena da penambahan armada kapal penangkap ikan, yang diperoleh para nelayan di Kota Manado.
Dia mengatakan kelompok nelayan perikanan tangkap Manado, mendapatkan bantuan kapal penangkap ikan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, sehingga bisa meningkatkan hasil tangkapannya.
"Bukan hanya kapal penangkap ikan saja yang diberikan, tetapi juga sarana dan prasana diberikan dengan tujuan untuk menggenjot produksi perikanan di Kota Manado," katanya.
Dia menyebutkan, produksi perikanan tangkap yang dominan di Manado adalah jenis ikan pelagis seperti tude, malalugis, tongkol hingga cakalang oleh kelompok nelayan.
Dan hasilnya menurut Meisje, dibawa ke tempat pelelangan ikan di kawasan Tumumpa, dan langsung dipasarkan dari tempat itu, kepada para kelompok pemasar dan pedagang.
Dia mengatakan, memang berbagai cara dilakukan oleh DKP Manado untuk meningkatkan hasil tangkapan ikan oleh kelompok nelayan, sehingga bisa menggenjot produksi perikanan tangkap secara nasional.
Mulai dari pemberian bantuan dalam bentuk sarana dan prasarana serta pelatihan bagi kelompk nelayan sehingga bisa meningkatkan produksinya yang akan berdampak pada kesejahteraan kelompok nelayan.
"Apalagi dengan kebijakan nasional pemerintah untuk mengamankan lautan, sudah pasti ikan di wilayah ini terlindungi karena kapal-kapal asing yang mencuri ikan langsung ditenggelamkan sehingga milik kita sekarang banyak terselamatkan," katanya.
"Target tersebut naik dari hasil tangkapan tahun sebelumnya sebesar 19 ribu ton," kata Kepala DKP Manado Misje Wollah di Manado, Kamis.
Misje mengatakan target naik 105 persen dari tahun sebelumnya karena da penambahan armada kapal penangkap ikan, yang diperoleh para nelayan di Kota Manado.
Dia mengatakan kelompok nelayan perikanan tangkap Manado, mendapatkan bantuan kapal penangkap ikan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, sehingga bisa meningkatkan hasil tangkapannya.
"Bukan hanya kapal penangkap ikan saja yang diberikan, tetapi juga sarana dan prasana diberikan dengan tujuan untuk menggenjot produksi perikanan di Kota Manado," katanya.
Dia menyebutkan, produksi perikanan tangkap yang dominan di Manado adalah jenis ikan pelagis seperti tude, malalugis, tongkol hingga cakalang oleh kelompok nelayan.
Dan hasilnya menurut Meisje, dibawa ke tempat pelelangan ikan di kawasan Tumumpa, dan langsung dipasarkan dari tempat itu, kepada para kelompok pemasar dan pedagang.
Dia mengatakan, memang berbagai cara dilakukan oleh DKP Manado untuk meningkatkan hasil tangkapan ikan oleh kelompok nelayan, sehingga bisa menggenjot produksi perikanan tangkap secara nasional.
Mulai dari pemberian bantuan dalam bentuk sarana dan prasarana serta pelatihan bagi kelompk nelayan sehingga bisa meningkatkan produksinya yang akan berdampak pada kesejahteraan kelompok nelayan.
"Apalagi dengan kebijakan nasional pemerintah untuk mengamankan lautan, sudah pasti ikan di wilayah ini terlindungi karena kapal-kapal asing yang mencuri ikan langsung ditenggelamkan sehingga milik kita sekarang banyak terselamatkan," katanya.
Pewarta : Oleh Joyce Bukarakombang
Editor : Guntur Bilulu
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tarik minat anak muda ke perikanan, Menteri KP ajak Raffi Ahmad, Ariel, Gading, dan Desta
03 November 2025 6:29 WIB
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Pemerintah sasar investasi pariwisata Rp63,5 triliun, termasuk destinasi Likupang
21 May 2026 5:39 WIB