Logo Header Antaranews Manado

Pemkot sampaikan Ranperda APBD 2019 ke DPRD

Senin, 24 September 2018 09:48 WIB
Image Print

Tomohon, (Antaranews Sulut) - Pemerintah Kota Tomohon, Sulawesi Utara (Sulut) menyampaikan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2019 kepada DPRD.

"Rencana Kerja Pemerintah atau RKP tahun 2019 dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan holistik-tematik, integratif dan spasial, serta kebijakan anggaran belanja berdasarkan money follows program," kata Sekretaris Daerah Kota Tomohon di Tomohon, Sabtu.

Dari sisi sistematika penyusunan anggaran mempedomani Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 38 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2019.

Penerapannya, lanjut dia, berbasis akrual sesuai pedoman teknis Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan dan Permendagri Nomor 64 Tahun 2013 tentang Penerapan Standar Akuntasi Pemerintahan berbasis akrual pada pemerintah daerah.

Lolowang mengatakan, sisi pendapatan ditargetkan sebesar Rp719,13 miliar atau mengalami peningkatan sebesar 7,40 persen dibandingkan pendapatan daerah pada APBD tahun anggaran 2018.

Proyeksi peningkatan pendapatan daerah berasal dari pendapatan asli daerah (PAD) yang meningkat 55,69 persen menjadi Rp72,81 miliar.

Pendapatan pajak daerah meningkat sebesar 77,72 persen menjadi Rp45,55 miliar, retribusi daerah meningkat sebesar 33,14 persen menjadi Rp11,82 miliar, serta hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan meningkat pula menjadi Rp3,5 miliar atau naik sebesar 84.35 persen.

Selanjutnya, lain-lain pendapatan asli daerah yang sah menjadi Rp11,93 miliar atau meningkat 15,25 persen.

Dana perimbangan secara umum mengalami peningkatan sebesar 2,66 persen sehingga pada tahun 2019 menjadi Rp578,32 miliar, sementara komponen lain-lain pendapatan daerah yang sah berjumlah sebesar Rp67,99 miliar.

Pada komponen belanja daerah dianggarkan sebesar Rp741,13 miliar atau meningkat sebesar 7,19 persen bila dibandingkan total belanja tahun 2018.

Pos belanja tidak langsung dianggarkan sebesar Rp291,61 miliar.

Sedangkan belanja langsung berjumlah Rp449,52 miliar, di mana belanja pegawai berjumlah Rp73,02 miliar, belanja barang dan jasa sebesar Rp196, miliar dan belanja modal sebesar Rp180,38 miliar.Budi Suyanto

(T.K011/B/B008/C/B008) 22-09-2018 22:28:27



Pewarta :
Editor: Christian Alberto Kowaas
COPYRIGHT © ANTARA 2026