
Lomban berharap UCLG-ASPAC berdampak di Bitung-Sulut

Selanjutnya untuk merumuskan rekomendasi kepada pemerintah sebagai langkah efektif dalam pencapaian TPB di pemerintah daerah
Manado, 15/9 (Antara) - Wali Kota Bitung, Sulawesi Utara Maximiliaan J Lomban mengharapkan Kongres ke-7 United Cities and Local Governments Asia-Pacific (UCLG-ASPAC) 2018 dapat berdampak positif bagi Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
"Kongres ke-7 UCLG ASPAC adalah acara dua tahunan yang mempertemukan aktor-aktor kunci pembangunan di negara-negara Asia Pasifik. Sebagai wilayah dengan pertumbuhan ekonomi yang kuat (Outlook Ekonomi Regional: Asia Pasifik, Oktober 2017), Asia Pasifik telah menjadi wilayah dengan transformasi digital yang cepat," kata Lomban di Bitung, Sabtu.
Dengan potensi ini, kata Lomban, pemerintah daerah di kawasan Asia Pasifik harus mendorong inovasi mereka agar siap untuk memaksimalkan dampak sosial dan ekonomi yang akan timbul dari kemajuan teknologi.
Kongres UCLG ASPAC ke-7 mengusung tema Pembangunan Inovasi untuk Kota Berkelanjutan.
"Kongres kali ini bertujuan untuk memperkuat komitmen dan kapasitas pemimpin nasional dan lokal dalam menciptakan konektivitas yang lebih baik untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dan Agenda Urban Baru," kata Lomban.
Dia mengatakan kongres ini berupaya menciptakan platform penting bagi para pemimpin pemerintah lokal dan semua pemangku kepentingan yang relevan untuk memperkuat komitmen mereka dalam meningkatkan inovasi dan mempromosikan praktik cerdas dan inovatif untuk kota yang berkelanjutan.
"Selain itu, kongres akan menciptakan dan peluang bagus untuk berjejaring dan membangun jaringan mitra dan organisasi pemangku kepentingan," katanya.
Menurut Lomban kongres ini digelar untuk meningkatkan pemahaman terhadap 17 tujuan dan 169 target pembangunan berkelanjutan, memahami mekanisme pengintegrasian tujuan pembangunan berkelanjutan (TPB) dalam dokumen perencanaan daerah, memahami pembelajarana pemerintah daerah yang telah melakukan pengintegrasian TPB dalam dokumen perencanaannya serta pelaksanaannya.
"Selanjutnya untuk merumuskan rekomendasi kepada pemerintah sebagai langkah efektif dalam pencapaian TPB di pemerintah daerah," kata Lomban.
Lanjutnya lagi, even ini merupakan forum penting dimana kegiatan ini dapat memberikan peningkatan pemahaman tentang implementasi TPB kedalam perencanaan pembangunan daerah.
Seperti diketahui, Kongres ke-7 UCLG-ASPAC ini akan berlangsung selama empat hari, dimulai pada tanggal 12-15 September 2018 dan dihadiri sekitar 800 orang peserta dari 40 kota di dunia, termasuk seluruh kepala daerah di indonesia.
(T.KR-NCY/B/G004/G004) 15-09-2018 16:09:02
Pewarta : Nancy Lynda Tigauw
Editor:
Christian Alberto Kowaas
COPYRIGHT © ANTARA 2026
