
BUMN HADIR - PLN bekali SMN Sulut pengenalan BUMN

Saya berharap siswa dari Manado akan memberikan yang terbaik, dan membawa budaya dan seni asal Sulut ke NTT, serta belajar budaya NTT sehingga, makin mengenal negeri ini
Manado, (Antaranews Sulut) - PT PLN Persero selaku PIC BUMN Hadir Untuk Negeri membekali pengetahuan akan BUMN kepada puluhan Siswa Mengenal Nusantara (SMN) dari Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) sebelum menuju Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Pembekalan ini sangat penting, agar siswa bisa paham betul kegiatan yang akan dilakukan dalam program SMN tahun 2018 ini," kata General Manager PT PLN Sulut Sulteng Gorontalo (Suluttenggo) Edison Sipahutar di Manado, Senin.
Dia mengatakan Badan Usaha Milik Negara adalah salah satu bentuk usaha/perusahaan yang dimiliki oleh negara.
Edison mengatakan pengawasan kegiatan usaha dilakukan oleh pemerintah, baik langsung maupun lewat institusi terkait.
Pemerintah memiliki kekuasaan yang absolut dalam menjalankan kegiatan usaha ratusan BUMN di Indonesia.
Ia menjelaskan pemerintah berwenang menetapkan kebijakan yang berkaitan dengan kegiatan usaha.
"Memberi kemudahan kepada masyarakat luas dalam memperoleh berbagai alat pemenuhan kebutuhan hidup yang berupa barang atau jasa," jelasnya.
Juga, katanya, membuka dan memperluas kesempatan kerja bagi penduduk angkatan kerja.
BUMN, katanya, mencegah monopoli pasar atas barang dan jasa yang merupakan kebutuhan masyarakat banyak oleh sekelompok pengusaha swasta yang bermodal kuat.
Serta, katanya, meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi komoditi ekspor sebagai sumber devisa, baik migas maupun nonmigas.

"Saya berharap siswa dari Manado akan memberikan yang terbaik, dan membawa budaya dan seni asal Sulut ke NTT, serta belajar budaya NTT sehingga, makin mengenal negeri ini," jelasnya.
SMN asal Sulut ada sebanyak 23 siswa dari 15 kabupaten dan kota untuk belajar budaya, seni dan pengetahuan lainnya di NTT.
(T.KR-NCY/B/M028/M028) 06-08-2018 11:02:46
Pewarta : Nancy Lynda Tigauw
Editor:
Christian Alberto Kowaas
COPYRIGHT © ANTARA 2026
