
DKP Sulut pantau restoran pastikan bebas formalin

Ronald mengatakan pihaknya melakukan pengawasan untuk mencegah jangan sampai ikan yang digunakan mengandung formalin dan bahan berbahaya lainnya.
Manado, (Antaranews Sulut) - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) memantau restoran ikan bakar yang banyak bermunculan di daerah itu, untuk memastikan bebas dari kandungan formalin dan bahan berbahaya lainnya.
"Pertumbuhan restoran ikan bakar di Manado sangat tinggi, sehingga harus diawasi dan dipantau terus menerus," kata Kepala DKP Sulut Ronald Sorongan di Manado, Kamis.
Ronald mengatakan pihaknya melakukan pengawasan untuk mencegah jangan sampai ikan yang digunakan mengandung formalin dan bahan berbahaya lainnya.
"Harus dihindari jangan sampai konsumen dan masyarakat dirugikan kesehatannya," kata Ronald.
DKP, katanya, bekerja sama dengan Balai Besar pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM), turun langsung ke semua restoran ikan bakar yang ada di Sulut, lebih khusus Kota Manado.
Meningkatnya jumlah rumah makan ikan bakar di Manado, katanya, pertanda baik bagi pertumbuhan ekonomi, karena mampu mengurangi pengangguran dan kemiskinan, namun harus bersaing sehat jangan mengorbankan pihak lain.
"Selama ini, memang belum ada temuan restoran ikan bakar y menggunakan formalin dan bahan berbahaya, namun tetap menjadi pengawasan kami sebagai pemerintah," jelasnya.
Ia mengatakan produksi ikan di Sulut mampu memenuhi kebutuhan masyarakat saat ini, namun tetap mengimbau kepada nelayan dan pedagang pengumpul menjaga kualitasnya.
(T.KR-NCY/B/G004/G004) 21-06-2018 10:34:24
Pewarta : Nancy Lynda Tigauw
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
