Logo Header Antaranews Manado

Peserta Diklatpim Bali pelajari program unggulan Tomohon

Rabu, 6 Juni 2018 11:02 WIB
Image Print
Sekretaris Daerah Kota Tomohon Harold V Lolowang. (1)
Kita ingin tahu bagaimana pengelolaan secara terpadu meningkatkan sektor ini, atau bagaimana peran masing-masing perangkat daerah berkontribusi mengembangkan sektor kepariwisataan

Tomohon, (Antaranews Sulut) - Sebanyak 34 peserta Pendidikan dan Latihan Kepemimpinan (Diklatpim) III Provinsi Bali yang mengikuti "benchmarking" mempelajari program unggulan Kota Tomohon, Sulawesi Utara, Selasa.

"Sasaran benchmarking ini untuk memperoleh langkah-langkah yang berkaitan dengan kemampuan merancang alternatif pemecahan masalah secara inovatif program unggulan yang ada Kota Tomohon," kata Kabid Pengembangan Kompetensi Manajerial dan Fungsional Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Bali I Ketut Sukranegara SSos MSi di Tomohon.

Dia mencontohkan, salah satu keunggulan Kota Tomohon adalah sektor pariwisata.

"Kita ingin tahu bagaimana pengelolaan secara terpadu meningkatkan sektor ini, atau bagaimana peran masing-masing perangkat daerah berkontribusi mengembangkan sektor kepariwisataan," katanya.

Dia berharap peserta Diklatpim III memperoleh pemahaman, pendalaman dan inspirasi yang dapat diadopsi dan diadaptasikan.

Sekretaris Daerah Kota Tomohon Harold V Lolowang memberikan apresiasi dipilihnya daerah berpenduduk lebih dari 100 ribu jiwa ini sebagai tujuan studi banding.

"Kami berharap melalui benchmarking ini dapat mempererat silahturahmi antara Provinsi Bali dan Kota Tomohon, menciptakan serta memperkuat kerja sama dalam berbagai bidang sehingga memberi dampak positif untuk daerah masing-masing," ujarnya.

Hadir mendampingi Sekdakot Tomohon Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kota Tomohon Drs Daniel Pontonuwu, Kadis Pariwisata Daerah Kota Tomohon Masna Pijoh SSos serta Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Kota Tomohon Ir Nova Rompas.

(T.K011/C/H005/H005) 05-06-2018 16:01:38



Pewarta :
Editor: Christian Alberto Kowaas
COPYRIGHT © ANTARA 2026