Logo Header Antaranews Manado

TNI kerahkan prajurit bantu pemulihan dampak gempa di Sulut

Kamis, 2 April 2026 22:16 WIB
Image Print
Warga mengamati rumah rusak terdampak gempa magnitudo 7,6 di Kelurahan Gambersi, Ternate, Maluku Utara, Kamis (2/4/2026). Gempa bumi yang terjadi pukul 06.48 WIT pada kedalaman 18 km di perairan Bitung, Sulawesi Utara dan Maluku Utara tersebut mengakibatkan bangunan rumah warga di Kelurahan Gambesi Ternate mengalami kerusakan ringan. ANTARA FOTO/Andri Saputra/foc.

Jakarta (ANTARA) - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayor Jenderal TNI Aulia Dwi Nasrullah mengatakan prajurit dari Kodam XIII/Merdeka telah dikerahkan untuk membantu pemerintah daerah menangani dampak bencana di Sulawesi Utara.

Para prajurit itu dikerahkan ke sejumlah wilayah terdampak, khususnya di Kota Manado dan Kota Bitung.

"Berbagai upaya dilakukan, mulai dari evakuasi korban, pendataan kerusakan, pembersihan puing-puing bangunan, hingga membantu masyarakat yang terdampak secara langsung," kata Aulia dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis.

Aulia menjelaskan di Kota Manado, satu satuan setingkat peleton (SST) gabungan dari Korem 131/Santiago bersama personel Kodim 1309/Manado dikerahkan untuk membersihkan material bangunan yang rusak, termasuk di sekitar Gedung GOR KONI Sario.

Selain itu, personel juga membantu warga memperbaiki rumah yang rusak akibat gempa.

Sementara di Kota Bitung, terdapat satu SST dari Kodim 1310/Bitung bersama personel dari Yonif TP 916/BS turut diterjunkan untuk membantu penanganan dampak gempa.

"Kegiatan difokuskan pada penanganan rumah rusak berat serta pemberian imbauan kepada masyarakat pasca terjadinya gelombang tsunami kecil di wilayah pesisir Lembeh dan Kasawari," terang Kapuspen.

Selain itu, personel juga ditugaskan untuk memantau situasi di lokasi bencana guna mengantisipasi kemungkinan gempa susulan.

Dalam siaran pers yang sama, Panglima Kodam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus menambahkan kehadiran prajurit di tengah masyarakat merupakan wujud nyata kepedulian TNI dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat.

"Kami telah mengerahkan personel di wilayah terdampak untuk membantu proses penanganan pascagempa. Mulai dari evakuasi, pembersihan, hingga pendataan kerusakan dilaksanakan secara terpadu," ujar Pangdam.

Dengan keberadaan prajurit itu, Mirza berharap masyarakat korban bencana bisa terbantu dan proses pemulihan wilayah bisa dilakukan dengan cepat.



Pewarta :
Editor: Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026