Logo Header Antaranews Manado

BBPOM Manado pastikan takjil bebas bahan kimia berbahaya

Kamis, 5 Maret 2026 04:55 WIB
Image Print
Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Manado, Sulawesi Utara, Hermanto memastikan pangan takjil yang dijual saat bulan puasa bebas bahan kimia berbahaya. Hermanto sementara berdialog dengan para penjual takjil di sekitar Masjid Ahmad Yani Manado. ANTARA/Karel A Polakitan

Manado (ANTARA) - Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Manado, Sulawesi Utara, Hermanto memastikan takjil yang dijual saat bulan puasa bebas bahan kimia berbahaya.

"Hasil uji 89 sampel takjil tidak mengandung bahan kimia berbahaya," katanya di Manado, Rabu.

Hermanto mengatakan, bahan berbahaya yang sering disalahgunakan yaitu formalin, boraks, methanyl yellow, dan rhodamin B.

"Kami melakukan intensifikasi pengawasan pangan olahan dalam rangka bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri," katanya.

Sampel-sampel yang diuji diambil dari sejumlah titik penjualan takjil di Kota Manado seperti di Malalayang, Bahu, Angkatan Udara (Mapanget), Tuminting, serta sekitar Mesjid Raya Ahmad Yani.

"Intensifikasi pengawasan yang kami lakukan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Manado, Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara, serta dua orang dari Saka POM SMA 7 Manado," katanya menambahkan.

"Sampel-sampel pangan olahan yang kami ambil selanjutnya diuji di mobil laboratorium keliling," ujarnya menambahkan.

Menurut Hermanto, intensifikasi pengawasan yang dilakukan bersama pihak terkait tersebut untuk memastikan makanan berbuka puasa yang dikonsumsi masyarakat aman, sehat, serta bebas bahan kimia berbahaya.



Pewarta :
Editor: Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026