
Pemkab Sitaro siapkan lahan relokasi markas Polres pascabanjir

Manado (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau-Tagulandang-Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara (Sulut) menyiapkan lahan untuk relokasi Markas Polres Kepulauan Sitaro setelah diterjang banjir bandang pada Senin (5/1) pekan lalu.
"Ada beberapa titik yang akan menjadi tempat relokasi, dan kami pemerintah daerah siap memberikan lahan untuk pembangunan Mako Polres yang baru," ujar Bupati Kepulauan Siau- Tagulandang-Biaro (Sitaro) Chyntia I. Kalangit di Pulau Siau, Selasa.
Pemkab Sitaro, kata Bupati, akan merelokasi Mako Polres Kepulauan Sitaro yang rusak dihantam banjir bandang ke tempat yang lebih baik.
"Bapak Kapolda tadi mengunjungi Mako Polres dan melihat langsung kondisi sekarang yang memang sudah tidak layak untuk berkantor di tempat itu," ujarnya.
Bupati Chyntia I. Kalangit juga mengapresiasi respon cepat Polri dalam penanggulangan bencana banjir bandang di Pulau Siau.
"Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Polri lebih khusus kepada Bapak Kapolda yang sudah dua kali berkunjung ke Pulau Siau pascabencana dan memberikan bantuan. Kami sangat bersyukur di mana di saat ini kami merasa diringankan dan dibantu," ujar Bupati didampingi Forkopimda Sitaro.
Bupati juga mengapresiasi kerja keras personel dan K9 yang berhasil melakukan pencarian korban banjir bandang yang hilang.
"Kami sangat berterima kasih atas bantuan dari Polda Sulut, terlebih khusus dengan mengirimkan K9. Karena dengan adanya K9 kemarin, korban ditemukan ada tiga orang yang ditemukan oleh K9," ujarnya.
Pemkab Kepulauan Sitaro, menyebutkan di saat keterbatasan mencari korban yang hilang, ada bantuan dari Polda Sulut dan akhirnya tiga orang bisa ditemukan.
Selanjutnya, Kapolres Kepulauan Sitaro AKBP Iwan Permadi mengatakan, meski Mako Polres terkena dampak banjir bandang, namun pelayanan Polri di Sitaro tetap berjalan.
"Kita akan berupaya secara maksimal memberikan pelayanan kepada masyarakat," katanya singkat.
.
Pewarta : Karel Alexander Polakitan
Editor:
Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
