
Pemkab Minsel beri perangkat desa jaminan sosial Ketenagakerjaan

Manado (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada jajaran perangkat desa dan pekerja rentan melalui Agen Desa BPJS Ketenagakerjaan.
Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Manado, Maulana Anshari Siregar di Manado, Kamis, mengatakan pihaknya terus melakukan perluasan kepesertaan bagi perangkat desa dan pekerja rentan untuk mencapai Universal Coverage, termasuk di Kabupaten Minahasa Selatan.
Kerja sama Pemkab Minahasa Selatan dengan BPJS Ketenagakerjaan digagas melalui pertemuan Forum Kepatuhan Minahasa Selatan dengan tema Kabupaten Minahasa Selatan Road to Universal Coverage Jamsostek untuk Kesejahteraan Masyarakat Pekerja.
Dia mengatakan angka klaim menjadi bukti pentingnya kepesertaan aktif, terutama bagi pekerja rentan dan perangkat desa.
Maulana juga menawarkan solusi reaktivasi kepesertaan melalui pembentukan agen desa, yang bertugas melakukan sosialisasi dan pendaftaran langsung kepada masyarakat di masing-masing desa.
Menurut dia, keberadaan agen desa tidak hanya memperluas cakupan perlindungan sosial, tetapi juga membuka peluang kerja baru karena adanya insentif dari BPJS Ketenagakerjaan.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Minahasa Selatan, Ever Poluakan, menjelaskan bahwa terdapat 2.112 perangkat desa dan 1.137 anggota BPD di daerah itu.
Lebih lanjut dikatakannya, sebagai tindak lanjut Permendes Nomor 16 Tahun 2025, dibuka ruang pemanfaatan Dana Desa untuk perlindungan pekerja melalui skema Padat Karya Tunai Desa (PKTD), sehingga dapat memperluas cakupan Universal Coverage Jamsostek di Kabupaten Minahasa Selatan.
Dengan alokasi Dana Desa antara Rp250 juta hingga Rp300 juta, masih terdapat ruang penganggaran, termasuk kemungkinan perlindungan bagi sekitar 20 orang, dengan iuran Rp16.800 per orang.
Dalam kesempatan tersebut disampaikan secara simbolis data nominal pembayaran klaim seluruh program BPJS Ketenagakerjaan di Minahasa Selatan sepanjang tahun 2025 yang mencapai Rp31,4 miliar dengan total 2.778 klaim.
Dari jumlah tersebut, klaim beasiswa tercatat sebesar Rp177,5 miliar dengan 38 klaim.
Bupati Minsel, Frangky Donny Wongkar, menjelaskan pemerintah daerah akan terus memperkuat komitmen perlindungan sosial ketenagakerjaan serta mendorong optimalisasi peran desa dalam mendukung tercapainya Universal Coverage Jamsostek.
Pewarta : Hence Paat
Editor:
Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
