Manado (ANTARA) - Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Budi Setia Langowan dr James Komaling mengajak masyarakat agar hidup sehat guna menjaga kualitas pelayanan kesehatan di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
"Kami secara resmi telh meluncurkan gerakan “Sehat Bersama, Langowan Kuat”," kata James, di Minahasa, Sabtu.
Dia mengatakan inisiatif ini merupakan upaya proaktif untuk mengedukasi masyarakat akan pentingnya pencegahan penyakit, sehingga pelayanan kesehatan dapat berjalan optimal untuk semua warga.
Dia menjelaskan bahwa ketersediaan fasilitas kesehatan dirancang untuk melayani kebutuhan masyarakat dalam kondisi normal.
Namun, direktur mengingatkan bahwa situasi bisa berubah jika terjadi lonjakan kunjungan pasien secara tiba-tiba dan masif.
"Dalam kondisi biasa, kami telah mempersiapkan pelayanan yang cukup untuk masyarakat. Namun, jika terjadi lonjakan pasien yang tidak terduga dan signifikan, sangat mungkin terjadi penurunan kecepatan respon dan pelayanan yang lebih lambat dari standar yang kami targetkan," jelas Komaling.
"Setiap kamar dan tempat perawatan kami adalah sumber daya yang sangat berharga. Mari bersama-sama kita jaga agar sumber daya ini selalu tersedia untuk warga kita yang paling membutuhkan, seperti pasien gawat darurat, ibu bersalin, dan pasien dengan kondisi kritis," tambahnya.
Pilar Gerakan "Sehat Bersama, Langowan Kuat" bertumpu pada tiga pilar utama yaitu Pencegahan oleh Masyarakat: dr. Komaling mengajak masyarakat berinvestasi pada kesehatan melalui pola makan gizi seimbang dengan memanfaatkan kekayaan alam Minahasa, aktif bergerak, serta melakukan deteksi dini secara berkala di Puskesmas.
Kedua, Penguatan Sistem Rujukan: RS Budi Setia akan memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Daerah dan seluruh Puskesmas untuk memastikan sistem rujukan berjenjang berjalan tertib. Hal ini penting untuk mengatur aliran pasien agar tetap lancar.
Ketiga, Kemitraan dengan BPJS Kesehatan: Komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi peserta BPJS, didukung oleh proses administrasi dan pembayaran klaim yang tepat waktu, agar operasional rumah sakit dapat berjalan stabil tanpa merugikan pihak manapun.
"Kami percaya bahwa kesehatan adalah tanggung jawab bersama. Dengan gotong royong antara masyarakat yang sadar kesehatan, pemerintah yang mendukung, dan fasilitas kesehatan yang berkomitmen, kita bisa menciptakan sistem kesehatan Langowan dan Minahasa yang tangguh, siap menghadapi tantangan apa pun," pungkas dr. James Komaling.

