Logo Header Antaranews Manado

Pasca perayaan Natal hari kedua di Manado

Rabu, 26 Desember 2012 10:07 WIB
Image Print
Ilustrasi jalan sepi oleh arus kendaraan bermotor (Foto Guntur/ANTARA) (.)

Manado, (Antara Sulut) - Suasana Kota Manado hari kedua pasca Natal, Rabu (26/12) nampak sepi dan langeng, tidak seperti hari-hari sebelumnya dimana hiruk pikuk dan arus lalulintas padat merayap hampir disemua jalan raya, namun hari ini kembali tenang.

Pantauan ANTARA, disejumlah pusat kegiatan, Rabu, suasana sepi tersebut disebabkan sebagian umat kristiani masih melakukan ibadah Natal digedung-gedung gereja dan sebagian lagi memilih pulang kampung, merayakan natal bersama keluarga dibeberapa daerah kabupaten dan kota lainnya di Sulut.

"Sebagian warga ada yang masuk gereja untuk merayakan Natal hari kedua selain banyak warga lainnya memilih pulang kampung untuk merayakan hari raya natal bersama sanak keluarganya, umumnya di Kabupaten Minahasa, Bitung dan Bolaang Mongondouw", kata Anita Panelewen, warga di Manado.

Menurut ibu dua orang anak ini, sudah menjadi kebiasaan setiap tahun di Sulut pada hari kedua tejadi cuti bersama, dimana pegawai negeri sipil (PNS) dan karyawan perusahaan diliburkan untuk mengikuti perayaan natal, ujar warga di Kelurahan Singkil tersebut.

Suasana sepi juga nampak di sejumlah perkantoran, antara lain, kantor gubernur Sulut, kantor wali kota Manado, dinas-dinas dan instansi pemerintahan lainnya di jalan 17 Agustus Manado.

Di pusat perbelanjaan, pasar 45 yang sebelumnya tumpah ruah masyarakat dari bebagai wilayah melakukan transaksi jual beli, nampak sepi, toko-toko masih tutup dan hanya sebagian pedagang kaki lima (PKL) masih membuka usahanya melayani konsumen.

Sementara itu, beberapa instansi yang nampak membuka kantornya, antara lain, Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulut, Kanwil IX Ditjen Anggaran Manado, umumnya terletak di jalan 17 Agustus serta Bank Indonesia, BNI 46 Manado dan beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lainnya.

Aktivitas arus lalulintaspun mengalami penurunan, seperti nampak dijalan-jalan utama di Manado antara lain, jalan Samratulangi, Sudirman, Jos Sudarso, Lumimuut, Diponegoro, Hassanudin dan jalan 17 Agustus yang sebelumnya ramai, kini hanya dilalui beberapa kendaraan angkutan umum dan kendaraan pribadi.
(guntur/@antarasulutcom)



Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026