Logo Header Antaranews Manado

BSG perkuat literasi dan inklusi keuangan di Sulut

Sabtu, 29 Agustus 2026 04:13 WIB
Image Print
Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus foto bersama dengan siswa Sekolah Rakyat (SR) Manado dan Dirum BSG Joubert Dondokambey pada acara puncak HIM 2026, di Manado, Kamis (20/08/2026). ANTARA/Nancy Tigauw.

Manado (ANTARA) - PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulawesi Utara dan Gorontalo (BSG) terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan dengan sasaran pada generasi muda di Sulut.

"BSG terus mengoptimalkan penetrasi produk simpanan yang ramah pelajar dan pemuda, seperti Simpanan Pelajar (SimPel)," kata Direktur Umum BSG Joubert Dondokambey, di Manado, Jumat.

Dia mengatakan BSG bukan sekedar mengejar bisnis dengan menghimpun dana pihak ketiga (DPK) melalui tabungan, namun memberikan edukasi sehingga mampu mencetak generasi muda Sulut yang makin cerdas secara finansial.

Ia menjelaskan sejak awal tahun ada 1.800 siswa maupun masyarakat yang telah teredukasi dan memiliki rekening tabungan melalui kegiatan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan).

"Ada belasan titik hingga pertengahan tahun ini yang telah kami lakukan baik, di Sulut maupun Gorontalo," katanya.

Program Gencarkan dan Simpel oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang didukung oleh perbankan ini, diarahkan pada generasi muda, bahkan anak kecil untuk meningkatkan kesadaran pentingnya menabung.

"Pembukaan rekening kami lakukan melalui kerja sama antara sekolah dengan bank," katanya.

Ia mengatakan hingga semester I tahun 2026 ada 125 ribu rekening tabungan Simpel di BSG, dengan total volume simpanan sebesar Rp48,5 miliar.

"Ada sebanyak 1.200 mitra sekolah yang bekerja sama dengan BSG dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Sulutgo," katanya.

Kepala OJK Sulutgo Robert Sianipar mengatakan Tabungan Simpel yakni satu siswa hanya boleh memiliki satu rekening di satu bank yang sama, tidak diperkenankan untuk rekening bersama (join account) dengan status dan/atau transaksi.

Penarikan, penyetoran, dan pemindahbukuan dapat dilayani di sekolah dan semua channel bank sesuai kebijakan Bank.

Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus mengatakan menabung bukan sekadar menyisihkan uang, melainkan bentuk latihan kedisiplinan dan pembentukan karakter bangsa.

Pemerintah Provinsi Sulut bersama lembaga keuangan seperti BSG akan selalu siap mendampingi mimpi-mimpi anak-anak menuju Indonesia Emas 2045.

Tahun ini berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 yang dirilis OJK dan Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut, indeks literasi keuangan mencapai 69,98 persen dan indeks inklusi keuangan berada di angka 94,37 persen.




Pewarta :
Editor: Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026