
Investor jepang siap bangun pengolahan sampah di Manado

"Kami sudah melakukan dua kali pertemuan dan sudah sampai pada soal teknis, pemerintah yang menyiapkan lokasi dan mereka peralatan serta dananya," kata Kepala Dinas Kebersihan Manado, Julises Oehlers, di Manado, Kamis.
Manado, (Antara Sulut) - Investor asal Jepang siap membangun pengolahan sampah di Manado yang akan berlokasi di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumompo, tahun ini.
"Kami sudah melakukan dua kali pertemuan dan sudah sampai pada soal teknis, pemerintah yang menyiapkan lokasi dan mereka peralatan serta dananya," kata Kepala Dinas Kebersihan Manado, Julises Oehlers, di Manado, Kamis.
Oehlers menjelaskan investor asal negeri sakura tersebut bersedia menanamkan modal setelah melihat secara langsung lokasi TPA Sumompo, dan menyanggupi berinvestasi untuk mengolah sampah di Manado.
"Nantinya investor ini akan membangun tempat pengolahan sampah yang sanggup menampung 40 ton setiap harinya untuk diolah bisa menghasilkan tenaga listrik," kata Oehlers.
Tenaga listrik yang akan dihasilkan dari pengolahan sampah tersebut, akan disalurkan untuk kepentingan masyarakat Manado, yang membutuhkan tenaga listrik.
Oehlers menambahkan selain mengolah smapah menjadi bahan yang berguna kemudian listrik nantinya investor juga akan memberikan pemasukan kepada pemerintah sebagai kompensasi inventasi diizinkan berinvestasi di Manado.
Oehlers mengatakan pemerintah sangat berharap investasi bisa segera ditanamkan di Manado agar sampah yang ada di TPA itu bisa dimanfaatkan dengan baik, karena hasilnya akan sangat membantu masyarakat kota ini.
Anggota DPRD Manado dari fraksi Partai Demokrat Jeane Rumimpunu mengatakan jika memang ada investasi yang masuk Manado tentu saja harus disambut dengan baik.
"Tetapi yang paling penting bukan hanya masuknya investasi, tetapi adalah supaya investor yang masuk itu benar-benar menanamkan modal dan memberikan keuntungan bagi seluruh masyarakat Manado, dan tidak merugikan masyarakat Manado," kata Rumimpunu.***3***
Pewarta : Joyce Bukarakombang
Editor:
Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
