Logo Header Antaranews Manado

Gubernur Sulut dan PT SMI teken pinjaman dana PEN sebesar Rp552 miliar

Sabtu, 28 Agustus 2021 05:39 WIB
Image Print
Gubernur Olly Dondokambey, Wakil Gubernur Steven Kandouw, Ketua DPRD Sulut Andi Silangen, PT SMI dan jajaran terkait lainnya mengikuti daring penandatanganan perjanjian kerja sama pinjaman dana PEN sebesar Rp552 miliar. ANTARA/HO-Humas (1)

Manado (ANTARA) - Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey bersama dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Persero mendatangani perjanjian kerja sama pinjaman dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) senilai Rp552 M secara virtual di Jakarta, Jumat.

"Kami memberikan apresiasi kepada Dirjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan dan PT. SMI atas terselenggaranya acara ini. Kerja sama sinergi pemerintah daerah dan PT. SMI banyak membantu pertumbuhan ekonomi yang ada di Provinsi Sulut," ujar Gubernur Olly di Manado.

Gubernur menjelaskan, semester pertama tahun 2020 pertumbuhan ekonomi minus tiga persen, dan triwulan kedua di tahun 2021 bertumbuh 8,4 persen.

'Artinya setelah dievaluasi pertumbuhan ekonomi berjalan dengan baik, salah satunya adalah belanja pemerintah dari dana PEN yang diterima dari PT. SMI," ujarnya.

Menurut Gubernur, Sulut mendapatkan manfaat yang begitu besar dari dana PEN ini, antara lain, pembangunan Rumah Sakit Mata dan Rumah Sakit Umum Daerah di Provinsi Sulut yang telah 'soft opening' dan akan beroperasi penuh pada Desember.

Infrastruktur bidang kesehatan ini diharapkan dapat menghasilkan manfaat yang besar bagi masyarakat dan tambahan penerimaan daerah Provinsi Sulut.

"Pinjaman PEN di tahap pertama diterima Rp723 M dan sudah dilakukan pemanfaatan pembangunan infrastruktur di 15 kabupaten/kota sehingga pertumbuhan ekonomi meningkat," jelasnya.

Gubernur menambahkan, apa yang sudah dilakukan ini adalah wujud kerja sinergitas pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dan kota sehingga ke depan meraih kesuksesan di bidang infrastruktur, kesehatan, pendidikan, SDM dan perhubungan.

"Kita harapkan pertumbuhan ekonomi di tahun 2021 ini akan menjadi landasan pertumbuhan ekonomi kita di tahun 2022," katanya.



Pewarta :
Editor: Jorie MR Darondo
COPYRIGHT © ANTARA 2026