Logo Header Antaranews Manado

HUT ANTARA

Senin, 6 Desember 2010 11:22 WIB
Image Print
"Increase your revenue," ujar Direktur Komersial dan Teknologi Perum LKBN ANTARA, Rully Charis, menyemangati pimpinan ANTARA se-Indonesia Timur dalam Rakor Terbatas di Kuta, Provinsi Bali, belum lama ini.

Peningkatan pendapatan ?. Ya. Lembaga yang didirikan salah satunya oleh mantan Wakil Presiden RI, Adam Malik, ini telah berubah menjadi business oriented semenjak menyandang Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Dahulu ANTARA didirikan sebagai kantor berita perjuangan dalam rangka perjuangan merebut kemerdekaan RI. Sekarang mempertahankan cita-cita kemerdekaan masih menjadi tugas lembaga ini, namun organisasinya beradaptasi.

Bagi yang belum tahu, ANTARA telah ditetapkan menjadi badan usaha negara oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, melalui Peraturan Pemerintah Nomer 40 Tahun 2007. Jadi sudah empat
tahun menjadi BUMN.

Sebelumnya kantor berita satu-satunya di Indonesia ini adalah lembaga non departemen dibawah Sekretariat Negara. Pada tahun ini lembaga yang didirikan pada 13 Desember 1937 tersebut meraup keuntungan Rp13 Miliar. Sebuah capaian yang membanggakan untuk ukuran BUMN yang masih bayi.

Pertama kali dalam sejarah perjalanannya, ANTARA juga telah memberikan jasa produksi bagi karyawannya mulai dari pimpinan hingga golongan terendah.

Tentu banyak yang bertanya, kok mencari pendapatan, kok komersial banget, memangnya unit usaha ANTARA itu apa saja ?.

Memang belum banyak yang tahu. Seperti halnya pertanyaan-pertanyaan ini. "ANTARA itu korannya apa ?", "Beritanya mau dimuat dimana ?". Pertanyaan-pertanyaan rutin
yang sering ditanyakan sumber berita.

Lembaga ini memang pro bisnis, namun tetap mempunyai visi untuk kemakmuran bangsa. ANTARA bertekad mewujudkan masyarakat berbasis informasi untuk mewujudkan masyarakat
berbasis pengetahuan dengan standar internasional.

Pemberitaan dari ANTARA saat ini terdistribusi ke lebih dari 200 pelanggan. Ketika Biro Sulut mewartakan Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano yang meluap akibat hujan deras, hingga menyebabkan Manado banjir, berita dari ANTARA telah dikutip banyak media pelanggan diantaranya www.kompas.com, www.liputan6.com, www.yahoo.com dan sejumlah media lainnya.

Unit-unit usaha strategis lembaga ini cukup banyak. Ada Indonesia Market Quotes. IMQ adalah unit bisnis strategis yang menyediakan informasi real-time, aplikasi, dan solusi bisnis untuk pasar finansial dan pemerintahan.

Info lengkap IMQ bisa diakses di www.imq21.com. Lembaga ini juga penyuplai berita teks, foto dan visual ke lebih dari 200 pelanggan. Seperti apa karya-karya pewarta foto lembaga
ini, bisa diakses di www.antarafoto.com.

Lembaga ini juga melayani pembuatan company profil, langanan TV Display ANTARA (TDA), lembaga penerbitan ANTARA Publishing yang menerbitkan percetakan buku dan Warta
Perundang-Undangan (WPU).

WPU ini satu-satunya buletin di Indonesia yang menyajikan Peraturan Perundang-Undangan, Tap MPR, UU, Perpu, Perpres, Kepres, Perda dan lain-lain, sehingga cocok untuk pengambil
keputusan.

ANTARA juga memiliki Lembaga Pendidikan Jurnalistik ANTARA (LPJA). Lembaga yang kantornya di Pasar Baru, Jakarta, ini melayani pelatihan jurnalistik dan sejenisnya untuk umum di
seluruh Indonesia.

Perubahan juga terjadi di Perum LKBN ANTARA Biro Sulawesi Utara. Secara perlahan mindset karyawan diubah dari pegawai menjadi profesional.

Kendati masih sederhana, Biro Sulawesi Utara telah meluncurkan http://manado.antaranews.com yang bisa menjadi media sosialisasi bagi pemerintah daerah, instansi swasta,
lembaga pemerintah dan lainnya.

Pada 13 Desember 2010 ini ANTARA berusia 73 tahun. Pada usia yang cukup tua ini ANTARA masih menyimpan mimpi-mimpi menjadi kantor berita kelas dunia, yang bisa sejajar dengan
AP, AFP dan lainnya.

Selamat Ulang Tahun !.

* Kepala Biro Perum LKBN ANTARA Sulawesi Utara.




Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026