
Disperindag Tertibkan Pasar Dadakan di Makassar

Makassar (ANTARA Sulsel) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kota Makassar akan menertibkan pasar-pasar dadakan yang terdapat di pemukiman padat penduduk.
Menurut Kabid Perdangan Disperindag Makassar Daddy Hermadi, Kamis, keberadaan pasar-pasar dadakan di sejumlah titik di Makassar menyebabkan kesemrawutan penataan kota dan kemacetan arus lalu lintas.
Keberadaan pasar dadakan itu disebabkan sulitnya masyarakat mengakses lokasi pasar tradisional terdekat, sehingga pedagang pasar dadakan bermunculan di daerah pemukiman padat penduduk.
Tahun ini, Pemkot Makassar telah menyiapkan anggaran khusus untuk membangun pasar tradisional di daerah-daerah padat penduduk, salah satunya terdapat di kawasan perumahan terbesar di kompleks Bumi Tamalanrea Permai (BTP).
"Sudah ada lokasi yang kita siapkan untuk membangun pasar tradisional di lokasi itu," ungkapnya.
Selain APBD, Disperindag juga masih menunggu dana dekonsentrasi dari pemerintah pusat untuk mendukung pembangunan pasar tradisional di kawasan lainnya.
"Kami juga sedang mengkaji daerah pemukiman lainnya, apakah menggunakan dana APBD atau dana pusat," ucapnya.
Keberadaan pasar di pemukiman padat penduduk akan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar sehingga kegiatan ekonomi bisa bergerak di daerah itu.
(T.PK-HK/F003)
