Logo Header Antaranews Manado

kawasan Percontohan Kamseltibcar Lantas Bangun Halte Bus

Selasa, 12 Januari 2010 22:00 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA Sulsel) - Setelah Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat Soeroyo Ali Moeso meresmikan kawasan percontohan Kamseltibcar Lantas Pemerintah Kota Makassar akan membangun tujuh halte bus baru.

"Saat ini kita masih kekurangan halte bus karena itu secepatnya kami akan membangun halte bus untuk mendukung keamanan, ketertiban, keselamatan dan kelancaran berlalu lintas (Kamseltibcar Lantas)," kata Wali Kota Makassar Ilham Arief SIrajuddin, di Makassar, Selasa.

Ia menyebutkan, halte bus merupakan salah satu sarana dan prasarana yang dibutuhkan para warga maupun supir angkutan umum (pete-pete) dalam menerapkan Undang-undang Nomot 22 tentang Lalu Lintas.

Karena itu, pihaknya akan menambah tujuh halte bus baru yang akan dibangun di setiap jalan yang masuk dalam kawasan percontohan Kamseltibcar Lantas.

Ketujuh halte yang akan dibangun itu masing-masing, Jalan Jend Sudirman, Jalan Ahmad Yani, Jalan Ratulangi, Jalan Haji Bau, Jalan Riburane, Jalan Penghibur, dan Jalan Pasar Ikan.

"Untuk kawasan percontohan kami baru memiliki dua halte yang berada di Jalan Jend Sudirman tepat di depan RS Pelamonia Makassar dan sekitar Jalan Ratulangi," ujarnya.

Untuk membangun itu, pihaknya akan menggunakan anggaran APBD Makassar yang nilainya ditaksir sekitar Rp50 juta untuk satu halte bus bersama marka dan isyarat lalu lintas lainnya.

Selain itu, ia mengaku jika Dirjen Hubda akan memberikan bantuan berupa 10 unit bus kepada Pemkot Makassar yang akan direalisasikan pada 2011 mendatang.

Kapolwiltabes Makassar, Kombes Pol Gatta Haeruddin berharap kawasan ini menjadi stimulan bagi pengendara untuk memperhatikan keamanan selama berkendara.

Pengendara roda dua maupun empat diminta memperhatikan dan menaati peraturan lalu lintas di kawasan percontohan tertib lantas.

Salah satunya, kecepatan maksimal kendaraan 25 kilometer per jam di tujuh kawasan percontohan di enam ruas jalan.

"Harapannya, kawasan ini menjadi stimulan bagi pengendara untuk waspada terhadap keselamatannya saat di jalan," terangnya.

(T.PK-MH/F003)