Minahasa Tenggara meniadakan seragam sekolah hari Selasa
Rabu, 27 November 2019 16:18 WIB
(1) (1/)
Minahasa Tenggara, Sulut (ANTARA) - Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap mencanangkan, untuk meniadakan penggunaan seragam bagi siswa Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
“Saya canangkan setiap hari Selasa semua Murid di Kabupaten Minahasa Tenggara dari SD dan SMP tidak lagi mengenakan seragam Putih Merah, dan Putih Biru.namun pakaian bebas rapi," kata James.
Bukan saja terkait pakaian, James pun mengintruksikan agar kebiasaan belajar di luar sekolah dapat dimulai dan dilaksanakan pada hari Selasa.
"Jadi para guru silahkan ajak belajar murid - murid di luar sekolah,cari suasana lain,ajak mereka belajar di Kebun, pantai dan kunjungi tempat perkantoran yakni gedung DPRD, kantor bupati dan perkantoran lainnya," jelasnya.
Namun dibalik kebebasan dengan program belajar yang baru, JS meminta supaya tidak mengesampingkan norma pendidikan yang biasa di gelar sebelumnya.
"Kegiatan belajar seperti ini perlu untuk anak-anak didik supaya mereka tidak kaku, namun tanpa mengurangi materi belajar yang ada di sekolah serta tidak meninggalkan karakter di setiap sekolah baik SD maupun SMP," tandasnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Ascke Benu mengatakan, akan segera menindaklanjuti instruksi bupati tersebut.
"Ini akan segera ditindaklanjuti dan disampaikan ke seluruh sekolah untuk melaksanakan instruksi bupati ini," katanya.***3***
“Saya canangkan setiap hari Selasa semua Murid di Kabupaten Minahasa Tenggara dari SD dan SMP tidak lagi mengenakan seragam Putih Merah, dan Putih Biru.namun pakaian bebas rapi," kata James.
Bukan saja terkait pakaian, James pun mengintruksikan agar kebiasaan belajar di luar sekolah dapat dimulai dan dilaksanakan pada hari Selasa.
"Jadi para guru silahkan ajak belajar murid - murid di luar sekolah,cari suasana lain,ajak mereka belajar di Kebun, pantai dan kunjungi tempat perkantoran yakni gedung DPRD, kantor bupati dan perkantoran lainnya," jelasnya.
Namun dibalik kebebasan dengan program belajar yang baru, JS meminta supaya tidak mengesampingkan norma pendidikan yang biasa di gelar sebelumnya.
"Kegiatan belajar seperti ini perlu untuk anak-anak didik supaya mereka tidak kaku, namun tanpa mengurangi materi belajar yang ada di sekolah serta tidak meninggalkan karakter di setiap sekolah baik SD maupun SMP," tandasnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Ascke Benu mengatakan, akan segera menindaklanjuti instruksi bupati tersebut.
"Ini akan segera ditindaklanjuti dan disampaikan ke seluruh sekolah untuk melaksanakan instruksi bupati ini," katanya.***3***
Pewarta : Arthur Ignasius Karinda
Editor : Jorie MR Darondo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pangdam Merdeka: Sekolah Rakyat wujud perhatian negara buka akses pendidikan
16 January 2026 7:07 WIB
Aksi unik petugas pakai kostum Power Ranger antar makanan bergizi gratis ke sekolah
09 January 2026 10:24 WIB
Terpopuler - Minahasa Tenggara
Lihat Juga
Kemenag beri bina rohani dan mental warga binaan Polres Minahasa Tenggara
08 June 2024 6:07 WIB, 2024
Wujudkan Tridharma Perguruan Tinggi, Pemkab Mitra dan FISIP Unsrat jalin kerja sama
31 May 2023 23:27 WIB, 2023