Tomohon, (AntaraSulut) - Pemerintah Kota Tomohon, Sulawesi Utara, mencanangkan gebyar pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2) untuk memotivasi warga membayar pajak.

"Keberhasilan kita membangun kota sangat ditopang oleh penerimaan pajak termasuk pajak bumi dan bangunan," kata Wali Kota Jimmy F Eman di Tomohon, Selasa.

Wali kota berharap aparatur sipil negara dari jajaran tertinggi hingga camat dan lurah menjadi panutan bagi masyarakat membayar pajak atau melunasi PBB.

Di tingkat kecamatan, lanjut dia, camat diharapkan membentuk tim intensifikasi PBB untuk membantu para lurah menagih PBB-P2 serta mencapai target lunas pajak 100 persen sebelum jatuh tempo tanggal 31 Oktober 2017.

"Kenaikan PBB pada tahun 2017 ini disebabkan ada penyesuaian harga nilai juual objek pajak di Kota Tomohon. Camat dan lurah harus melakukan sosialisasi kepada masyarakat sebagai wajib pajak," katanya.

Wali kota memberikan apresiasi kepada kelurahan yang lunas PBB-P2 100 persen tahun 2016 dan diharapkan kinerja seperti ini memacu kelurahan lainnya yang yang belum mencapai target itu.

"Pemerintah kota merespon keberhasilan lunas PBB-P2 100 persen sebelum jatuh tempo dengan memberikan `reward`. Hal ini juga merupakan salah satu tolok ukur penilaian kinerja camat dan lurah," ujarnya.

Kepala Badan Keuangan Daerah Drs Gerardus Mogi menjelaskan, pencanangan gebyar PBB-P2 dimaksudkan untuk memotivasi masyarakat khususnya wajib pajak melunasi pajaknya lebih awal dari waktu yang ditentukan.

"Momentum ini juga menggugah masyarakat sadar membayar pajak dan menjadikan sebagai pelopor pembayar pajak serta menumbuhkan rasa kepedulian masyarakat mendukung pembangunan," katanya.

Persentase realisasi PBB-P2 Kota Tomohon per kecamatan pada tahun 2016, yakni Tomohon Utara 89,70 persen, Tomohon Tengah 90,27 persen, Tomohon Selatan 92,34 persen, Tomohon Timur 100 persen, sedangkan Tomohon Barat 92,23 persen.

"Persentase realisasi PBB-P2 Kota Tomohon khusus tahun 2016 adalah 91,59 persen. Kami berharap di tahun ini semua kecamatan terealisasi 100 persen," katanya. ***3***





(T.K011/B/S023/S023) 20-06-2017 19:57:28

Pewarta : Karel A Polakitan
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2024