Longsor dan pergerakan tanah di Cianjur belasan rumah rusak
Rabu, 7 September 2022 14:48 WIB
Warga Desa Cibokor, Kecamatan Cibeber, Cianjur, Jawa Barat, dibantu relawan dan petugas membersihkan longsoran yang menutup pekarangan rumah warga, Rabu (7/9/2022).(ANTARA/Ahmad Fikri). (Ahmad Fikri)
Cianjur (ANTARA) - Sedikitnya 12 unit rumah warga Desa Cibokor, Cianjur, Jawa Barat, mengalami rusak sedang rusak dan delapan keluarga mengungsi sementara akibat tanah longsor dan pergerakan tanah.
"Dari belasan rumah yang rusak itu, satu unit diantaranya rusak berat," kata Sekjen BPBD Cianjur Rudi Wibowo di Cianjur Rabu .
Ia mengatakan longsor disertai pergerakan tanah yang terjadi Selasa (6/9) dini hari, membuat warga yang terdiri atas 25 jiwa memilih untuk mengungsi menjelang malam guna mengantisipasi hal yang tidak dinginkan.
"Melalui pihak kecamatan sejak sore hingga malam sudah mengimbau warga untuk siaga bencana. Kami juga instruksikan relawan untuk melakukan evakuasi ketika intensitas hujan cukup deras lebih dari dua jam," katanya.
Rabu (7/9) siang, katanya, warga yang rumahnya terdampak longsor dan terancam pergerakan tanah sudah kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan bagian dalam dan luar rumah yang penuh tanah dan lumpur dibantu relawan dan aparat setempat.
"Dari belasan rumah yang rusak itu, satu unit diantaranya rusak berat," kata Sekjen BPBD Cianjur Rudi Wibowo di Cianjur Rabu .
Ia mengatakan longsor disertai pergerakan tanah yang terjadi Selasa (6/9) dini hari, membuat warga yang terdiri atas 25 jiwa memilih untuk mengungsi menjelang malam guna mengantisipasi hal yang tidak dinginkan.
"Melalui pihak kecamatan sejak sore hingga malam sudah mengimbau warga untuk siaga bencana. Kami juga instruksikan relawan untuk melakukan evakuasi ketika intensitas hujan cukup deras lebih dari dua jam," katanya.
Rabu (7/9) siang, katanya, warga yang rumahnya terdampak longsor dan terancam pergerakan tanah sudah kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan bagian dalam dan luar rumah yang penuh tanah dan lumpur dibantu relawan dan aparat setempat.
Pewarta : Ahmad Fikri
Editor : Guido Merung
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kantor Berita ANTARA perkuat publikasi percepatan rehabilitasi pascabencana Sumatera
22 January 2026 20:32 WIB
Terpopuler - Provinsi Sulut
Lihat Juga
Gubernur Sulut sebut "Direct Call" pangkas waktu pelayaran ke negara tujuan ekspor
21 January 2026 7:00 WIB
Gubernur Sulut sebut arus ekspor-impor Sulampua masih bergantung pulau Jawa
21 January 2026 6:59 WIB
Gubernur Sulut sebut kawasan Sulampua miliki peran strategis ekonomi nasional
20 January 2026 5:48 WIB