Manado (ANTARA) - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Cabang Sulawesi Utara (Sulut) mendukung Gerakan Sejuta Langkah (GSL) guna meningkatkan edukasi pada pekerja di daerah tersebut.

"Kami mendukung kegiatan sejuta langkah karena dengan sehatnya tubuh ditambah jiwa yang sehat ini akan memotivasi seluruh insan BPJAMSOSTEK untuk semangat mensosialisasikan program," kata Kepala BPJAMSOSTEK Sulut Sunardy Syahid, di Manado, Senin.

Sunardy mengatakan kesibukan dalam bekerja sering menjadi pemicu kurangnya waktu untuk berolahraga. Sedangkan di sisi lain, kondisi lingkungan yang terus mengalami perubahan dan beban kerja yang tinggi, menuntut setiap orang untuk memiliki kondisi tubuh yang sehat dan prima.

Hal inilah yang mendorong BPJAMSOSTEK ingin menumbuhkan semangat berolahraga bagi para pekerja.

Direktur Utama BPJAMSOSTEK Anggoro Eko Cahyo bersama Ketua Dewan Pengawas BPJAMSOSTEK Muhammad Zuhri secara resmi meluncurkan Gerakan Sejuta Langkah (GSL) di Gelora Bung Karno Jakarta, yang secara serentak juga dilakukan di 10 kota lainnya.

Dia mengimbau agar para pekerja harus bisa menyisihkan waktunya untuk berolahraga. Tidak harus dengan olahraga yang berat, cukup berjalan kaki minimal 30 menit setiap hari, dapat membuat tubuh lebih bugar dan siap menjalani rutinitas kerja.

Tentunya hal ini harus dilakukan secara konsisten dan diimbangi dengan gaya hidup sehat, sehingga secara tidak langsung akan meningkatkan imunitas dan produktivitas pekerja.

Gerakan Sejuta Langkah merupakan salah satu rangkaian menuju HUT BPJAMSOSTEK Ke-45. Jadi ini gerakan yang dilakukan oleh BPJAMSOSTEK untuk membangun Lifestyle gemar berolahraga bagi seluruh pekerja khususnya insan BPJAMSOSTEK, karena kalau badan sehat maka produktivitas juga tinggi.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BPJSAMSOSTEK Sulut dukung GSL tingkatkan edukasi pada pekerja