Logo Header Antaranews Manado

Ketua MPR hadiri lomba LKBB di Manado, ajak generasi muda cinta tanah air

Minggu, 10 Mei 2026 12:24 WIB
Image Print
Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyampaikan sambutan pada Lomba Kreasi Baris Berbaris dan Pengibaran Bendera Tahun 2026 tingkat Provinsi Sulawesi Utara di, Manado, Sabtu (9/5/2026). ANTARA/HO-MPR RI

Jakarta (ANTARA) - Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI memastikan generasi muda Indonesia memiliki rasa cinta tanah air, memahami konstitusi, serta menjunjung nilai-nilai kebangsaan melalui lomba kreasi baris berbaris (LKBB).

Ketua MPR RI Ahmad Muzani, saat menghadiri LKBB dan Pengibaran Bendera Tahun 2026 tingkat Provinsi Sulawesi Utara di, Manado, Sabtu, mengatakan lomba tersebut tidak sekadar aktivitas fisik, melainkan bagian dari pembentukan karakter disiplin, ketertiban, dan kepatuhan aturan.

“Lomba ini harus menanamkan dan memperkuat kedisiplinan, ketertiban, dan ketaatan pada aturan sebagai fondasi utama pembentukan karakter generasi muda Indonesia,” ucap dia, sebagaimana keterangan diterima di Jakarta.

Ia menjelaskan lomba tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan MPR RI dalam memperingati Hari Ulang Tahun Ke-81 Republik Indonesia. Pemenang tingkat provinsi nantinya bertanding di tingkat nasional pada Agustus 2026 di Jakarta.

Menurut dia, LKBB dan pengibaran bendera dipilih sebagai sarana membangun karakter generasi muda Indonesia menuju Indonesia Emas 2045. Para peserta yang meliputi pelajar SMA saat ini merupakan calon pemimpin bangsa.

“Pada saat Indonesia berumur 100 tahun di 2045, kalian semua yang hari ini ada di depan kami adalah orang-orang yang akan memimpin Indonesia ke depan,” kata Muzani dalam sambutannya.

Ketua MPR juga menekankan pentingnya menanamkan semangat nasionalisme, cinta tanah air, serta nilai gotong royong melalui kegiatan tersebut.

Selain itu, kegiatan itu disebut menjadi wadah pengembangan kreativitas generasi muda yang dipadukan dengan nilai kebangsaan dan bela negara.

“Lomba ini juga mendukung implementasi Empat Pilar MPR, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sejak dini kepada generasi muda,” tuturnya.

Ia mengatakan pengibaran sang saka Merah Putih membutuhkan mental kuat, keterampilan, disiplin, dan keberanian. Oleh karena itu, MPR terus memasyarakatkan kegiatan baris-berbaris dan pengibaran bendera sebagai upaya memperkuat kecintaan terhadap simbol negara dan persatuan bangsa.

“Dengan cara ini kita berharap Indonesia ke depan dipimpin oleh mereka yang mencintai simbol-simbol negara, mencintai persatuan, dan kebersamaan,” ujarnya.

Muzani menyebut kegiatan serupa juga digelar di berbagai daerah di Indonesia. Pemenang dari tingkat provinsi akan tampil pada final nasional dan hasil akhirnya diumumkan bertepatan dengan peringatan 17 Agustus mendatang.



Pewarta :
Editor: Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026