BPBD Minahasa Tenggara ingatkan warga waspadai dampak cuaca ekstrem
Rabu, 5 Januari 2022 5:25 WIB
Warga masyarakat Minahasa Tenggara yang tinggal di daerah aliran sungai diminta mewaspadai cuaca ektrem. (ANTARA/Dokumen). (1)
Minahasa Tenggara (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, mengeluarkan peringatan kepada warga agar mewaspadai dampak cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di daerah itu.
"Kami memberikan peringatan kepada masyarakat agar mewaspadai dampak cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di seluruh wilayah Minahasa Tenggara," kata Kepala BPBD Minahasa Tenggara Johny Kolinug di Ratahan, Minahasa Tenggara, Selasa.
Dia mengungkapkan hujan sedang sampai lebat disertai angin kencang dapat terjadi di sebagian besar wilayah di daerah tersebut.
"Kami mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana banjir, longsor serta di pesisir pantai untuk mewaspadai terjadinya bencana alam," ujarnya.
Dia juga meminta seluruh jajaran pemerintah di desa dan kelurahan sampai kecamatan untuk berkoordinasi dengan pihaknya jika terjadinya bencana di wilayahnya masing-masing.
"Jika terjadi bencana alam, kami minta lurah atau kepala desa segera berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan untuk diteruskan ke BPBD agar segera dilakukan penanganan," jelasnya.
Dia akan terus memantau perkembangan kondisi cuaca berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
"Setiap perubahan kondisi cuaca akan terus kami sampaikan ke pemerintah desa dan kelurahan untuk disampaikan kepada masyarakat," tandasnya.
"Kami memberikan peringatan kepada masyarakat agar mewaspadai dampak cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di seluruh wilayah Minahasa Tenggara," kata Kepala BPBD Minahasa Tenggara Johny Kolinug di Ratahan, Minahasa Tenggara, Selasa.
Dia mengungkapkan hujan sedang sampai lebat disertai angin kencang dapat terjadi di sebagian besar wilayah di daerah tersebut.
"Kami mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana banjir, longsor serta di pesisir pantai untuk mewaspadai terjadinya bencana alam," ujarnya.
Dia juga meminta seluruh jajaran pemerintah di desa dan kelurahan sampai kecamatan untuk berkoordinasi dengan pihaknya jika terjadinya bencana di wilayahnya masing-masing.
"Jika terjadi bencana alam, kami minta lurah atau kepala desa segera berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan untuk diteruskan ke BPBD agar segera dilakukan penanganan," jelasnya.
Dia akan terus memantau perkembangan kondisi cuaca berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
"Setiap perubahan kondisi cuaca akan terus kami sampaikan ke pemerintah desa dan kelurahan untuk disampaikan kepada masyarakat," tandasnya.
Pewarta : Jerusalem Mendalora
Editor : Jorie MR Darondo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PM Australia kunjungi Indonesia, Prabowo tawarkan Danantara jadi mitra investasi
06 February 2026 13:20 WIB
Polda: Sembilan orang jadi tersangka usai bentrok warga di PETI Ratatotok
23 December 2025 22:32 WIB
Polda Sulut gelar bakti kesehatan bagi warga Watuliney dan Molompar di Mitra
05 December 2025 6:06 WIB
Terpopuler - Minahasa Tenggara
Lihat Juga
Kemenag beri bina rohani dan mental warga binaan Polres Minahasa Tenggara
08 June 2024 6:07 WIB, 2024
Wujudkan Tridharma Perguruan Tinggi, Pemkab Mitra dan FISIP Unsrat jalin kerja sama
31 May 2023 23:27 WIB, 2023