Logo Header Antaranews Manado

Industri Hotel Manado Target OR 80 Persen

Selasa, 24 Januari 2017 08:46 WIB
Image Print
Julita Wowor (1)
Julita mengatakan angka ini cukup realistis dengan melihat kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara yang terus mengalami peningkatan dua tahun terakhir ini.

Manado, 23/1 (Antara) - Industri hotel di Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menargetkan occupancy rate (OR) atau tingkat hunian kamar di tahun 2017 bisa mencapai 80 persen.

"Tahun ini kami cukup optimis tingkat hunian kamar hotel bisa mencapai 80 persen," kata Direktur of Sales Hotel Sintesa Peninsula Manado Julita Wowor di Manado, Senin.

Julita mengatakan angka ini cukup realistis dengan melihat kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara yang terus mengalami peningkatan dua tahun terakhir ini.

Dia menjelaskan terobosan pemerintah Sulut mempromosikan Sulut baik secara nasional maupun internasional memberikan dampak yang luar biasa bagi industri hotel di Sulut.

Selain adanya penerbangan carter dari beberapa kota di Tiongkok yang membuat banyak wisman dari negara Tirai Bambu tersebut datang ke Sulut, juga kegiatan pemerintah dari pusat.

"Saat ini, permintaan kegiatan pemerintah pusat di Manado khususnya di Hotel Peninsula mulai berdatangan," jelasnya.

Humas Mercure Tateli Beach and Resort Quin Youke mengatakan target tingkat hunian di tahun ini lebih tinggi dari tahun sebelumnya.

"Kami menargetkan OR tahun ini di atas 60 persen," katanya.

Pihaknya berharap tingkat hunian akan semakin tinggi, karena mampu memberikan dampak ke semua sektor perekonomian.

Industri hotel sangat erat kaitannya dengan sektor pertanian, perkebunan, perikanan karena membutukan pangan untuk diolah.

Otomatis, katanya, pihak hotel memanfaatkan pangan lokal karena selain murah dibandingkan dipasok dari luar daerah, juga membantu petani di Sulut mendapatkan pasar tetap.

Namun, katanya, harus diakui ada sebagian pangan yang memang harus impor karena lokal belum mampu penuhi.***3***

(T.KR-NCY/B/G004/G004) 23-01-2017 21:50:45



Pewarta :
Editor: Guido Merung
COPYRIGHT © ANTARA 2026