
Dampak gempa M7,7, dua rumah di Sangihe rusak ringan

Manado (ANTARA) - Dua rumah di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, rusak ringan akibat gempa M7.7 pada pukul 06.37.42 WIB wilayah Pantai Selatan Mindanao, Filipina, pada kedalaman 47 kilometer.
"Dari informasi yang kami dapat, ada dua rumah yang rusak ringan setelah terjadi gempa," kata Kepala Basarnas Sulawesi Utara, George Randang di Manado, Senin.
Dia menyebutkan, selain rumah rusak ringan, terinformasi juga ada tiga warga yang mengalami luka ringan.
"Kami terus mendalami informasi yang kami terima dengan mengerahkan personel di lapangan," kata George.
Ia menambahkan, BMKG telah mengeluarkan informasi berakhirnya peringatan dini tsunami pada pukul 10:15:51 WIB.
Meski begitu kata dia, Basarnas Sulut tetap berharap masyarakat yang berada di pesisir pantai tetap waspada dengan gempa-gempa susulan yang mungkin terjadi.
"Kami terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait termasuk pemerintah kabupaten dan kota terdampak," ujarnya.
Hari Senin 08 Juni 2026 pukul 06.37.42 WIB wilayah Pantai Selatan Mindanao, Filipina diguncang gempa bumi tektonik dan hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki magnitudo M7,7 pada kedalaman 47 km.
Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 5,80° LU; 125,14° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 244 kilometer arah barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara.
Pewarta : Karel Alexander Polakitan
Editor:
Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
