Logo Header Antaranews Manado

Suryopratomo: wartawan itu harus skeptis

Sabtu, 3 September 2016 18:41 WIB
Image Print
Ketua Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) Indonesia Suryopratomo. (1)
Ketua Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) Indonesia Suryopratomo mengatakan wartawan itu harus skeptis sehingga mampu memberikan informasi yang benar.

Jakarta, (Antara) - Ketua Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) Indonesia Suryopratomo mengatakan wartawan itu harus skeptis sehingga mampu memberikan informasi yang benar.

"Seorang jurnalis harus menanamkan sikap skeptis saat menjalankan pekerjaannya sehingga mampu menyampaikan info yang benar, masyarakat akan mendapat berita benar serta bertindak benar," kata Suryopratomo saat Temu Wartawan Daerah Bank Indonesia (BI) di Gedung Thamrin BI Jakarta, Selasa.

Dia mengatakan karena dengan sikap ini, seorang jurnalis akan mampu mengungkap fakta yang sebenarnya dari sebuah peristiwa.

Skeptis berbeda dengan sikap sinis terhadap seseorang, karena inti dari sikap skeptis adalah keraguan. Dan keraguan akan berpotensi untuk menanyakan lebih dalam.

"Jika wartawan memiliki sikap ini maka pertanyaannya akan semakin dalam lagi, apalagi sebagai wartawan ekonomi harus menanyakan lebih banyak untuk bisa dituangkan dalam pemberitaan, yang nantinya mudah dipahami masyarakat," jelasnya.

Dia mengatakan sikap skeptis ini juga harus diterapkan pada media. Karena, wartawan tidak akan menunggu sampai peristiwa muncul.

Tetapi, katanya, seorang wartawan akan mencari data, mengamati dengan ketajaman naluri seorang wartawan. Karena, sebuah fakta hanya terjadi di luar, tidak terjadi di ruang redaksi.

Menjadi seorang wartawan juga harus tahu keinginan pembaca. Untuk itu, wartawan harus mengumpulkan informasi yang menarik bagi pembacanya dan tentunya informasi yang relevan.

Selain itu, wartawan harus selalu ada di lapangan untuk mengasah kemampuan, juga harus sering menulis karena menulis berita akan semakin baik ketika wartawan sering menulis.

"Wartawan harus selalu haus akan ilmu dan tidak boleh berhenti belajar. Membaca buku teks ataupun jurnal dan informasi akan menambah wawasan," katanya.

Menurut dia yang terpenting, empat modal seorang wartawan yakni pengetahuan, kemauan, networking dan jam terbang.***4***



Pewarta :
Editor: Guido Merung
COPYRIGHT © ANTARA 2026