Logo Header Antaranews Manado

Ganda putra Fajar/Fikri benahi performa jelang Kejuaraan Asia 2026

Kamis, 2 April 2026 22:12 WIB
Image Print
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Fajar Alfian (kiri) dan Muhammad Shohibul Fikri (kanan) berselebrasi usai mencetak poin saat melawan pebulu tangkis ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando dan Bagas Maulana saat babak 16 besar Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (22/1/2026). Fajar/Fikri melaju ke babak delapan besar usai menang rubber gim dengan skor 21-16, 18-21, dan 21-13. ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/agr

Jakarta (ANTARA) - Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri fokus membenahi performa menjelang Kejuaraan Bulu Tangkis Asia (BAC) 2026, alih-alih terbebani hasil undian maupun potensi pertemuan dengan rival sesama Indonesia.

Pasangan ini mengungkapkan masa persiapan yang mereka jalani setelah turnamen Eropa menjadi momentum penting untuk memperbaiki kekurangan, terutama setelah hasil kurang memuaskan di All England 2026.

“Persiapan sudah cukup baik. Ada waktu sekitar dua sampai tiga pekan, jadi kami bisa lebih siap. Tinggal nanti dilihat bagaimana praktiknya di pertandingan,” kata Fajar di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta, Rabu.

BAC 2026 akan berlangsung di Ningbo, China pada 7–12 April dan menjadi salah satu turnamen penting di kalender bulu tangkis Asia karena mempertemukan pemain-pemain elite Benua Kuning.

Fajar/Fikri datang dengan catatan evaluasi setelah tersingkir pada babak 16 besar All England 2026. Saat itu mereka kalah dari pasangan muda Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin melalui pertandingan tiga gim 21-8, 14-21, 16-21, yang sekaligus menjadi kekalahan ketiga beruntun dari pasangan muda tersebut.

Hasil undian BAC 2026 membuka peluang terjadinya pertemuan ulang antara kedua pasangan Indonesia tersebut di semifinal, jika masing-masing mampu melewati lawan-lawannya sejak babak awal.

Namun Fajar menegaskan mereka tidak ingin terlalu jauh memikirkan potensi pertemuan tersebut dan memilih fokus pada kesiapan sendiri di setiap pertandingan.

“Kalau melihat undian, semua punya peluang. Pemain di Badminton Asia Championships juga bagus semua, jadi kami lebih fokus ke diri sendiri dulu,” ujarnya.

Dalam tiga edisi terakhir Kejuaraan Asia, Fajar belum mampu menembus semifinal. Kini bersama Fikri, ia melihat kesempatan untuk memperbaiki catatan tersebut, meski tetap memasang target secara realistis.

“Target pasti semua ingin yang terbaik, tapi kami mencoba step by step. Di pertandingan pertama juga langsung lawan pasangan Thailand, kami juga masih perlu mempelajari mereka,” kata Fajar.

Pada laga pembuka, Fajar/Fikri dijadwalkan menghadapi pasangan Thailand Pharanyu Kaosamaang/Tanadon Punpanich. Menjelang keberangkatan, mereka berencana memaksimalkan diskusi dengan pelatih dan tim analis untuk memetakan kekuatan calon lawan.

“Setelah ini kami akan banyak diskusi dengan partner, pelatih, dan tim analis untuk persiapan menghadapi lawan-lawan di BAC,” kata Fajar.



Pewarta :
Editor: Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026