Logo Header Antaranews Manado

Iran kembali serang Israel dan pangkalan militer AS

Rabu, 18 Maret 2026 07:51 WIB
Image Print
Orang-orang menghadiri pertemuan untuk berjanji setia kepada Pemimpin Tertinggi baru Iran Mojtaba Khamenei di Lapangan Enghelab di Teheran, Iran, pada 9 Maret 2026. (ANTARA/Xinhua/Shadati)

Teheran (ANTARA) - Militer Iran menyerang sejumlah target di beberapa kota di Israel serta beberapa pangkalan Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah, demikian pernyataan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, Selasa.

“Gelombang ke-58 Operasi ‘True Promise 4’ dilakukan terhadap target di wilayah utara dan tengah wilayah pendudukan (Zionis Israel), termasuk Nahariyya, Bet Shemesh, Tel Aviv, Yerusalem Barat, serta terhadap pangkalan militer AS,” demikian pernyataan IRGC sebagaimana dikutip media penyiaran Iran.

Korps tersebut menyatakan telah menyerang pangkalan AS Victoria di Irak, pangkalan udara Ali al-Salem di Kuwait, pangkalan udara Prince Sultan di Arab Saudi, serta target milik Armada Kelima Angkatan Laut AS.

Iran menembakkan rudal super berat Khorramshahr dengan hulu ledak seberat dua ton, rudal Ghadir dengan beberapa hulu ledak, serta rudal Fattah, Kheibar Shekan, dan sejumlah rudal lainnya.

Iran melakukan serangan ke wilayah Israel dan target militer AS di Timur Tengah sebagai respons atas operasi militer bersama yang diluncurkan AS dan Israel pada 28 Februari.

Pada hari pertama operasi militer tersebut, Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei dilaporkan gugur dan sebuah sekolah putri di Iran selatan dibom. Iran menyebut jumlah korban tewas telah melampaui 1.200 orang.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA



Pewarta :
Editor: Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026