Logo Header Antaranews Manado

Bulog Sulutgo pastikan stok pangan aman penuhi kebutuhan Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 17:00 WIB
Image Print
Sejumlah warga di Manado saat memadati Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Bulog Sulutgo. Bulog bersama Pemda terus melakukan pasar murah sembako jelang Lebaran, di Manado, Selasa (10/3/2026). ANTARA/Nancy Tigauw

Manado (ANTARA) - Perum Bulog Wilayah Sulawesi Utara-Gorontalo (Sulutgo) memastikan ketersediaan stok pangan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat Lebaran 1447 H di dua daerah tersebut.

"Kami pastikan bahan pangan seperti beras, minyak goreng dan gula pasir dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," kata Kepala Perum Bulog Kanwil Sulutgo, Ermin Tora, di Manado, Selasa.

Dia mengatakan, untuk stok beras bisa memenuhi kebutuhan hingga tujuh bulan ke depan dan akan terus diperkuat ketahanannya hingga akhir tahun 2026.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying), termasuk dalam menghadapi momentum hari besar keagamaan maupun dinamika situasi geopolitik global.

Ermin menjelaskan, stok beras yang dikuasai Bulog Sulutgo sebanyak 17 ribu ton. Jumlah tersebut di proyeksikan akan terus meningkat seiring dengan kegiatan penyerapan gabah dan beras dalam negeri yang tengah berlangsung dan penyebaran stok antar Bulog seluruh Indonesia.

Selain ketersediaan beras, Bulog Sulutgo juga memastikan pasokan minyak goreng akan tetap terjaga.

Hal ini didukung dengan penguatan oleh Pemerintah kepada Perum Bulog dua provinsi itu dalam penyediaan stok dan pasokan minyakita ke pasar-pasar rakyat.

Saat ini, katanya, hampir semua pasar rakyat di kabupaten dan kota di wilayah Sulutgo sudah dipasok minyakita oleh Bulog.

Harga minyakita bergerak turun dan umumnya telah dijual sesuai harga eceran tertinggi (HET) Rp 15.700 per liter.

"Pengawasan bersama pemda atau dinas terkait dan satgas pangan terus dilakukan," katanya.

Dengan kondisi tersebut, katanya, Bulog memastikan bahwa ketersediaan beras dan minyak goreng untuk masyarakat dalam kondisi aman dan harga relatif terkendali.

"Dengan stok beras yang kuat serta dukungan pasokan minyak goreng, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pangan," katanya.



Pewarta :
Editor: Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026