Logo Header Antaranews Manado

Polda Sulut-Bulog gelar GPM untuk jaga stabilitas harga pangan

Sabtu, 14 Maret 2026 09:31 WIB
Image Print
Polda bersama Bulog Sulawesi Utara dan Gorontalo menjaga stabilitas harga menjelang Lebaran yang mulai naik melalui 'Gerakan Pangan Murah'. ANTARA/HO-Polda Sulut

Manado (ANTARA) - Polda Sulut bersama Perum Bulog menggelar program Gerakan Pangan Murah (GPM) guna menjaga stabilitas harga menjelang Lebaran.

"Gerakan pangan murah adalah bentuk intervensi pemerintah dan kepolisian untuk menjaga stabilitas harga pangan yang mulai naik," kata Wakapolda Sulut Brigjen Pol Awi Setiyono, di Manado, Jumat.

Wakapolda menyebutkan, atas perintah Kapolri, seluruh jajaran Polda termasuk Mabes Polri menyelenggarakan kegiatan GPM. Sementara di Sulut, Polda bekerja sama dengan Perum Bulog untuk melaksanakan kegiatan tersebut.

Wakapolda menambahkan, kegiatan tersebut juga sejalan dengan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, dimana fokus utamanya adalah menekan dampak fluktuasi harga barang pokok yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan.

Program GPM tersebut, berbagai komoditas dijual dengan harga di bawah harga pasar untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat.

Beberapa komoditas yang tersedia antara lain beras SPHP yang dijual seharga Rp55.000 per 5 kg (turun dari harga sebelumnya Rp58.000). Beras Premium (Dua Merpati) dengan Rp50.500 per 5 kg.

Cabai rawit Rp38.000 per kg, bawang merah Rp33.000 per kg, bawang putih Rp30.000 per kg, gula pasir Rp15.500 per kg, minyak goreng mulai dari Rp14.500 hingga Rp15.000 per liter.

Selain itu, juga tersedia komoditas lain seperti telur, daging ayam, dan sayur-mayur yang dihadirkan melalui kerja sama dengan vendor binaan Bulog.

Wakapolda berharap masyarakat Kota Manado dan sekitarnya dapat memanfaatkan momentum ini dengan bijak.

"Melalui kegiatan ini kami bisa membantu meringankan beban masyarakat Sulut, khususnya di Kota Manado, dalam menghadapi hari raya di tahun 2026 ini," sebut Wakapolda.



Pewarta :
Editor: Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026