Logo Header Antaranews Manado

BI: 'Hijrah Sulut Fest' perkuat ekosistem halal inklusif hijau

Minggu, 1 Maret 2026 08:01 WIB
Image Print
Kepala BI Sulut membuka acara puncak Hijrah Sulut Fest 2026, di Manado, Sabtu (28/2/2026). ANTARA/Nancy L Tigauw

Manado (ANTARA) - Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Utara, Joko Supratikto mengatakan ajang festival Hijrah Sulut Fest akan memperkuat ekosistem halal, inklusif, dan hijau di wilayahnya.

"Implementasi tiga pilar industri keuangan dan literasi syariah (Iklas) di Sulut tercermin dalam kegiatan Festival Halal, Inklusif, dan Hijau Ramadhan Sulut Tahun 2026," kata Joko saat puncak acara Hijrah Sulut Fest 2026 di Manado, Sabtu.

Dia mengatakan Hijrah Sulut Fest merupakan sebuah momentum untuk menjadi wadah sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong penguatan ekosistem halal, inklusif, dan hijau.

Kegiatan ini, katanya, menjadi simbol komitmen bersama dalam menjadikan Ramadhan sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi syariah yang berdampak luas dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, pihaknya ingin mendorong usaha halal semakin berkembang, akses keuangan syariah semakin luas, literasi eksyar masyarakat semakin meningkat dan kepedulian terhadap lingkungan semakin kuat.

"Harapannya, ekonomi Sulut bisa tumbuh lebih inklusif dan hijau serta membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat pada tahun 2026 dan seterusnya," katanya.

Festival ini telah berlangsung sejak 18 Februari hingga 15 Maret 2026 di Lapangan Parkir Kawasan Megamas, Kota Manado, Sulut.

Gubernur Sulut Yulius Selvanus melalui Kadis Perkebunan Sulut Darwin Muksin mengatakan pemerintah Sulut mengapresiasi upaya BI dalam upaya mendorong ekonomi syariah di Sulut.

Darwin mengatakan pemerintah daerah siap memperkuat kolaborasi lintas sektor dan apresiasi kepada BI Sulut yang secara rutin dan konsisten mendukung pengembangan ekonomi syariah.

"Pemerintah daerah siap bersinergi agar ekosistem ini semakin kuat dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” kata Darwin.

Menurutnya, ekonomi syariah merupakan instrumen pembangunan inklusif yang mendorong UMKM naik kelas, memperluas akses pembiayaan, serta membuka peluang usaha berbasis halal yang semakin diminati pasar global.

Hijrah Sulut Fest 2026 juga menjadi bentuk dukungan terhadap Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Sulut yang telah terbentuk sejak Maret 2024.

Ke depan, katanya, kolaborasi BI dan Pemprov diharapkan mampu menjadikan Sulut sebagai simpul pertumbuhan ekonomi syariah di kawasan Indonesia timur.



Pewarta :
Editor: Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026