Logo Header Antaranews Manado

Tiga pesawat tempur AS dipindahkan ke Timur Tengah

Senin, 26 Januari 2026 12:22 WIB
Image Print
Foto arsip - Pesawat tempur F-35A Angkatan Udara AS dan F-35B Korps Marinir AS terparkir di landasan pacu bekas pangkalan angkatan laut Roosevelt Roads, Ceiba, Puerto Rico, Kamis (25/12/2025). Amerika Serikat terus menambah dan menyiagakan pesawat tempur serta personel militernya di kawasan Karibia dalam seminggu terakhir seiring meningkatnya ketegangan dengan Venezuela. ANTARA FOTO/Reuters/Eva Marie Uzcategui/bar

Moskow (ANTARA) - Setidaknya tiga pesawat Angkatan Udara Amerika Serikat dipindahkan dari Jerman ke negara-negara di Timur Tengah, termasuk Kuwait dan Qatar, dalam dua hari terakhir, menurut data Flightradar24.

Menurut layanan pelacak penerbangan tersebut, sebagaimana dilaporkan Sputnik pada Senin, sebuah pesawat tanker Boeing KC-135R Stratotanker mendarat di Qatar pada Minggu sekitar pukul 18.23 GMT (Senin, 01.23 WIB). Kemungkinan besar pesawat itu berangkat dari Pangkalan Udara Angkatan Udara AS Ramstein di Jerman.

Selain itu, pada Sabtu sekitar pukul 20.40 GMT (Minggu 03.40 WIB), sebuah pesawat angkut militer Boeing C-17A Globemaster III mendarat di Kuwait, dengan titik keberangkatan tercatat dari Trier, Jerman.

Terakhir, Sabtu sekitar pukul 21.54 GMT (Minggu, 04,52 WIB), pesawat C-17A lainnya yang berangkat dari Pangkalan Udara AS Spangdahlem di Jerman menghilang dari radar di wilayah selatan Kuwait.

Lebih lanjut, berdasarkan data Flightradar24, AS juga mengerahkan pesawat angkut militer Lockheed Martin C-130J Hercules dari Bahrain ke wilayah Kuwait tengah. Selain itu, sekitar pukul 01.54 GMT (08.54 WIB) pada 25 Januari, sebuah pesawat tanker KC-135R AS mendarat di Qatar.

Pada 22 Januari, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa kapal-kapal Angkatan Laut AS sedang bergerak menuju Iran “untuk berjaga-jaga.”

Sebelumnya, ia tidak dapat memberikan jawaban pasti mengenai apakah opsi intervensi militer terhadap Iran telah dikesampingkan, dan hanya mengatakan ia tidak dapat memastikan apa yang akan terjadi di masa depan.

Adapun pada 21 Januari, Wall Street Journal melaporkan bahwa AS mengerahkan jet tempur F-15E serta kapal induk USS Abraham Lincoln ke Timur Tengah. Dilaporkan pula bahwa sistem pertahanan udara tambahan, termasuk sistem pertahanan rudal Patriot dan THAAD, akan ditempatkan di kawasan tersebut.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti



Pewarta :
Editor: Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026