Logo Header Antaranews Manado

Aparatur negara diharapkan jamin rasa aman selama natal-tahun baru

Kamis, 11 Desember 2025 04:05 WIB
Image Print
Polda Sulawesi Utara menggelar rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka kesiapan menghadapi perayaan natal dan tahun baru.  ANTARA/HO-Polda Sulut

Manado (ANTARA) - Wakapolda Sulawesi Utara Brigjen Pol Awi Setiyono berharap aparatur negara menjamin rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru 2026.

"Mari bekerja lebih optimal dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat selama hari raya," ajak Wakapolda Brigjen Pol Awi di Manado, Rabu.

Polda Sulawesi Utara menggelar rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka kesiapan menghadapi perayaan natal dan tahun baru.

“Rakor ini memiliki tujuan antara lain meningkatkan kerja sama yang selama ini telah terjalin antara polri, pemda, TNI dan instansi terkait lainnya di wilayah Sulut, meninjau kesiapan masing-masing instansi dalam menghadapi situasi jelang, pada saat, dan pasca perayaan natal dan tahun baru," kata Wakapolda.

Rakor tersebut juga diharapkan meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi berbagai perkembangan situasi kamtibmas yang sewaktu- waktu berubah.

Menurut Wakapolda, menjelang hari raya terjadi peningkatan mobilitas masyarakat, khususnya pada sektor transportasi, perdagangan, dan aktivitas sosial.

“Peningkatan mobilitas tersebut memberikan dampak positif bagi pertumbuhan perekonomian," ujarnya.

Akan tetapi juga, kata dia, dapat memunculkan berbagai potensi dampak negatif seperti kenaikan angka kecelakaan lalu lintas, tindak kriminalitas, kelangkaan BBM, kenaikan harga kebutuhan pokok, serta berbagai gangguan kamtibmas lainnya.

Wakapolda juga mengingatkan warga meningkatkan kewaspadaan saat kondisi cuaca yang saat ini memasuki musim hujan.

“Kita juga dituntut untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana alam seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, dan gelombang tinggi," ujarnya.

Warga diharapkan semakin peduli terhadap kelestarian lingkungan, di mana penebangan hutan secara liar, pengelolaan lahan yang tidak sesuai aturan, serta rendahnya kepedulian lingkungan dapat memperbesar risiko terjadinya banjir dan tanah longsor.

Rakor dipimpin oleh Wakapolda Sulut Brigjen Pol Awi Setiyono, dihadiri oleh para PJU Polda Sulut, perwakilan Forkopimda Sulut, instansi terkait, dan diikuti melalui sarana zoom meeting oleh forkopimda kabupaten/kota bersama instansi terkait lainnya.



Pewarta :
Editor: Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026