Manado (ANTARA) - D'Impact community, sebuah komunitas Nirlaba di Manado, menggelar bakti sosial (Baksos) bagi warga binaan dan pegawai rumah tahanan negara (Rutan) kelas II A Malendeng, Selasa.
"Ini adalah baksos yang keenam kalinya yang kami gelar, dan kali mengambil lokasi Rutan, sebagai bagian dari kerja sekaligus pelayanan kami, " kata pendiri D'Impact Community, dr. David Kaligis dan drg. Ivanna Belopandung, di sela-sela Baksos, di Rutan Malendeng, Selasa.

David Kaligis mengatakan, Baksos didahului dengan ibadah yang dipimpin Pdt. Brandon Koloway, MTh, yang memberikan siraman rohani kepada para penghuni Rutan serta tim D'Ímpact Community, yang datang melakukan pelayanan, lewat Firman Tuhan dalam Efesus 6:10.
Intinya, memotivasi semua warga binaan maupun para tahanan yang sementara berada di tempat itu, untuk kuat dalam Tuhan, menjalani kehidupan di situ dengan syukur dan terima kasih, serta menjadikan penjara sebagai mezbah pemberitaan Firman Tuhan.
"Dalam Baksos ini, kami melayani sekitar 200 orang, baik tahanan maupun para pegawai, di layanan gigi dan umum, seperti periksa, mengobati dan cabut gigi, juga pemeriksaan gula darah, kolesterol, asam urat serta sakit biasa lainnya," katanya.

Sementara drg. Ivanna Belopandung, mengatakan, Baksos ini melibatkan enam dokter umum dan delepan dokter gigi, yang semuanya melakukan pelayanan dengan sukarela, atas nama kemanusiaan dan pelayanan.
"Kami selalu menggelar kegiatan seperti ini, dengan sponsor utama adalah Tuhan, sebab motivasi adalah pelayanan, dan bukan kali pertama, tetapi sudah berkali-kali dan berusaha menjangkau lokasi yang sulit, kurang akses ke kesehatan, seperti panti asuhan dan panti werdha, karena mereka butuh sekali, layanan seperti ini,"katanya.
Ivanna menjelaskan, biaya untuk Baksos ini berasal keuntungan klinik mereka, yang selalu disisihkan 10 persen, untuk kegiatan pelayanan, yang memang merupakan nazar mereka dan diharapkan menjadi motivasi bagi anak-anak muda untuk melakukan hal-hal positif seperti ini.

"Kami mendapatkan tanggapan positif, dimana ada teman pemilik rumah makan, yang menambah jatah makanan dari yang kami pesan dan bayar, sebagai apresiasi dan dukungan atas kegiatan positif itu,"kata dr Ivanna.
Baksos tersebut juga disambut hangat pihak Rutan kelas IIA Manado, sambil tetap menjaga suasana tetap nyaman bagi tenaga medis, yang melalukan pelayanan dan membantu mengatur penghuni Rutan, memberikan waktu untuk melakukan pelayanan tersebut.

