Jakarta (ANTARA) - Lembaga kajian teknologi, ekonomi, dan politik Great Institute mengungkap hasil survei yang menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja satu tahun terakhir pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mencapai 85 persen.
“Masyarakat merasakan langsung kebijakan, khususnya program makan bergizi gratis dan penguatan ekonomi desa melalui koperasi,” kata Direktur Eksekutif Great Institute Sudarto dalam peluncuran survei 1 Tahun Prabowo: Pergeseran Paradigma Membawa Optimisme dan Catatan Kritis yang digelar di Jakarta, Jumat.
Saat dibedah lebih lanjut, angka tersebut diraih berkat berbagai program Presiden di sektor ekonomi antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai bermanfaat oleh 89,8 persen responden, kemudian 71,8 persen percaya Koperasi Merah Putih akan memperbaiki ekonomi desa dan akses modal, selanjutnya 71,8 responden merasa ekonomi rumah tangga mereka membaik; dan 62,1 persen responden menyebut daya beli naik.
Kepuasan publik serupa juga hadir dalam survei di sektor politik. Sebanyak 89,8 persen responden menilai pemberantasan korupsi lebih baik dibanding periode sebelumnya, 81,8 persen menyebut kebebasan berpendapat membaik
Kemudian 89,8 persen menilai politik luar negeri Indonesia tampil lebih tegas, terutama dalam soal Palestina. Satu istilah ikut muncul dalam survei adalah Purbaya Effect, gelombang optimisme fiskal baru hadir setelah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memulai kebijakannya.
Data dalam survei tersebut dikumpulkan dengan menggunakan survei opini publik dengan data primer dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dengan skala Likert. Sementara sumber data berasal dari 422 responden WNI berusia 17 tahun ke atas (5 persen margin error), yang dipilih dengan multistage random sampling dan disebar di Jawa (59,7 persen), Sumatera (20,1 persen) dan Kawasan Indonesia Timur (20,1 persen).
Data yang juga digunakan dalam survei adalah data time-series resmi diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), Bank Indonesia (BI), Kementerian Keuangan, LPS dan OJK, serta Big Data 4,79 juta unggahan (query keywords) dari platform Media Mainstream Twiter/X, Facebook, Instagram, YouTube, dan TikTok_yang diambil pada periode 20 Oktober 2024 - 19 Oktober 2025 melalui API,
Ketua Dewan Direktur Great Institute Syahganda Nainggolan menegaskan suvei tersebut bukan pujian semata, namun suara rakyat yang puas atas kinerja Presiden dan para pembantunya.
“Kami bukan oposisi, tapi akal sehat mengharuskan kami tetap kritis. Basis kami data, informasi, dan akal sehat. Metodologi kami tidak pernah disembunyikan,” tuturnya.

