
Ratusan relawan siap sukseskan KKR "Mujizat Kesembuhan" di Sulut

Manado (ANTARA) - Ratusan relawan panitia dan pengurus siap menyukseskan "KKR mujizat kesembuhan" di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
KKR Mujizat Kesembuhan, 27-30 April 2026, sejumlah 160 relawan tergabung dalam Panitia bersama Pengurus Yayasan Kairos Pelita Hati, Suara Kabar Baik ( SKB) Tinavel, meneladani Yesus Kristus.
Sebelumnya dalam persiapan menggelar doa semalaman di GPdI Kota Manado Jl Sam Ratulangi dengan worship leader Pdt Aldrin Mamudi.
Acara doa diawali dengan motivasi Firman Tuhan sesi pertama, oleh Ps Grace Awuy, misionaris yang kini melayani di Vancouver Canada. Ps Grace, membekali panitia dengan tiga hal penting yang perlu dipahami dalam mempersiapkan pekerjaan Tuhan yang besar yakni KKR Mujizat Kesembuhan.
Pertama, dalam Roma 10: 12 menegaskan kesetaraan akses keselamatan bagi semua bangsa melalui iman kepada Yesus Kristus, tanpa memandang latar belakang. "universalitas Injil adalah Anugerah Tuhan kepada siapa pun yang berseru kepada-Nya dengan iman dan ketulusan hati," kata Ps Grace.
Kedua, dalam Kisah Para Rasul 3: 5 mengungkap sebuah momen ketika seorang pengemis lumpuh di gerbang bait Allah memandang Petrus dan Yohanes dengan penuh harap. Yang diinginkan adalah sedekah uang, tetapi justru pengemis tersebut menerima kesembuhan.
Ketiga, Markus 2:3-5 mengisahkan empat orang yang membawa seorang lumpuh kepada Yesus di Kapernaum. Karena rumah penuh sesak, mereka membuka atap dan menurunkan orang tersebut. Melihat iman mereka, Yesus berkata kepada orang lumpuh itu: "Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni"
"Di kota Manado banyak orang sakit, tentu rindu untuk disembuhkan melalui KKR Mujizat Kesembuhan ini. Yayasan Kairos Pelita Hati bersama seluruh panitia diibaratkan dengan 4 orang yang mengusung orang sakit ini. Yesus melihat dan akan memperhitungkan iman kita," katanya.
Di sesi kedua, Ketua Komisi Daerah Pelayanan Penginjilan Pantekosta (KDP3) GPdI Sulut sekaligus Ketua Bidang Program Komisi Pusat Pelayanan Penginjilan Pantekosta (KP4) GPdI, Pdt. Dr. Jootje Luntungan, M,Th dalam motivasi firman Tuhan mengingatkan doa yang efektif menghasilkan daya yang kuat, doa yang menghadirkan hadirat Allah, doa yang menyalakan Api Tuhan, doa yang berkuasa menerobos kemustahilan, doa yang melahirkan mujizat.
"KKR ini hanya beberapa hari dilaksanakan, tetapi kiranya Api Tuhan akan terus berkobar, Gereja harus dipulihkan," kata Pdt Dr. Luntungan dengan perenungan sejumlah ayat dalam Firman Tuhan yakni Yakobus 5:16, Mazmur 32:3-5, Roma 8:26 dan Yohanes 11:4.
Koordinator Seksi Doa Pdm. Djemmy Lumenta mengatakan program Doa dan Puasa dilakukan panitia hingga waktu pelaksanaan KKR Mujizat Kesembuhan. " Doa semalaman ini dilakukan untuk meneladani Yesus Kristus, menyerahkan diri sepenuhnya ( total Submission) kepada karya dan kehendak Allah Roh Kudus untuk mempersiapkan segala hal untuk acara KKR," kata Ps Djemmy.
Ia menjelaskan 9 pokok doa yang digumuli panitia yakni para pembicara, pengisi acara, cuaca, semua kebutuhan perlengkapan KKR. Kekompakan,kerja sama dan kesehatian seluruh panitia. Kesehatan seluruh panitia, pembina dan pengurus Yayasan Cairos Pelita Hati, SKB Tinavel.
" Kehadiran Roh Kudus sehingga terjadi Mujizat Kesembuhan dan banyak jiwa- jiwa baru menerima Tuhan Yesus Kristus sebagai Juru selamatnya. Gerakan Roh Kudus menghentar jiwa- jiwa datang ke lapangan Tikala, selama KKR berlangsung," kata Ps Djemmy.
Juga, keamanan dan lalu lintas yang terkendali di sekitar lapangan Tikala dan mendoakan Pemerintahan Indonesia, Propinsi Sulawesi utara dan Kota Manado.
Pembina Yayasan Kairos Pelita Hati, Pdm Ir Eliasar Lekitonu MTh, MM mengapresiasi pengorbanan seluruh panitia yang hadir dan di sesi rehat, memberikan angpao bagi 15 orang panitia yang beruntung.
" Selain sudah mendoakan pokok doa KKR Mujizat Kesembuhan di rumah masing- masing, program doa semalaman ini besar kuasaNya untuk mempersiapkan pekerjaan Tuhan, semua hanya untuk kemuliaanNya," kata Pdm. Eliasar.
KKR Mujizat Kesembuhan selama 4 hari ini akan menghadirkan pembicara; Pdt. Risuli Lubis.S.Th, Pdt.Debby Basjir dan Pdt.Dr.Frangky Rewah. MTh. Worship Leader oleh Glady Febe Tuwoh, dan Vriego Soplely, Penyanyi dan Pencipta lagu Rohani Jason Irwan.
Pewarta : Nancy L Tigauw
Editor:
Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
